Kemenhub Tegaskan Pelayanan Transportasi Masyarakat Paling Utama

Roni Kurniawan    •    Sabtu, 21 Oct 2017 17:02 WIB
taksi onlinetransportasi berbasis aplikasi
Kemenhub Tegaskan Pelayanan Transportasi Masyarakat Paling Utama
Sosialisasi Kementerian Perhubungan rancangan revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 di Bandung. Foto: MTVN/Roni Kurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) gencar sosialisasi revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017  ke seluruh pemangku kepentingan. Kemenhub menekankan ke pemerintah daerah, penyedia jasa angkutan konvensional, dan operator aplikasi online tujuan akhir aturan untuk beri pelayanan terbaik ke warga.

"Dengan adanya peraturan ini pun kita berharap tidak ada pihak yang dirugikan. Karena kita ingin semuanya maju dan berkembang demi melayani masyarakat," tutur menurut Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan, Wahyu Satrio Utomo, di Hotel Holiday Inn Bandung, Jalan Dr Djundjunan, Sabtu 21 Oktober 2017.

Sosialisi yang diselenggarakan kali ini juga untuk memberikan pemahaman terhadap pelaku transportasi online berbasis aplikasi dan konvensional. Wahyu menegaskan pemerintah memiliki kewajiban memberikan rasa aman, selamat, nyaman dan adil dalam melayani.

"Maka dari itu, kita semua harus memahami peraturan ini," kata Wahyu.

Kemenhub berharap para penyedia jasa bisa turut serta dalam mewujudkan hal itu dan berdampak positif bagi masyarakat. Wahyu menegaskan aturan yang ada berlaku sampai revisi Permenhub 26/2017 berlaku pada 1 November 2017.

Dalam acara sosialisasi ini hadir Kepala Dinas Perhubungan se-Jawa Barat, Kepala Balai Pengelola Transportasi, Dirut PT Jasa Raharja, dan dari pihak Organda. Hadir pula dari pihak perusahaan pengelola jasa transportasi dan penyedia aplikasi, seperti PT Bluebird Group, PT Blue Star, Grab, Gojek, Uber, dan sejumlah perusahaan lainnya.




 


(SUR)