Warga di Ciledug Cirebon Khawatir Banjir Datang

Ahmad Rofahan    •    Kamis, 29 Nov 2018 14:46 WIB
bencana banjir
Warga di Ciledug Cirebon Khawatir Banjir Datang
Banjir di Ciledug Wetan, Cirebon, pada 2017, Medcom.id - Ahmad Rofahan

Cirebon: Warga di Kecamatan Ciledug, Cirebon, Jawa Barat, khawatir banjir datang saat musim hujan. Mereka masih trauma dengan banjir yang terjadi setahun lalu di kecamatan tersebut. Banjir membuat warga kehilangan harta benda.

Alex Sunardi, warga Desa Pasaleman, Kecamatan Ciledug, mengatakan banjir pada 2017 merendam rumahnya. Banjir datang setelah hujan deras mengguyur selama beberapa hari.

"Banjirnya sampai setinggi 1,5 meter merendam rumah waktu itu," kata Alex di Ciledug, Kamis, 29 November 2018.

Banjir terjadi setelah Sungai Cisanggarung meluap. Selain itu, tanggul jebol. 

Deni Sudastika, warga Desa Jatiseeng Kidul, pun khawatir. Terlebih, ia kerap keluar kota sedangkan istrinya tinggal sendirian di rumah. Ia khawatir banjir datang saat istrinya berada di rumah.

"Isteri saya trauma, karena banjir kemarin cukup mendadak dan langsung besar,” ujar Deni.

Ditambah lagi, beberapa informasi di media sosial menyebutkan banjir akan kembali terjadi di Cirebon. Bahkan, banjir lebih besar ketimbang tahun lalu.

Deni mengakui informasi itu kemungkinan besar bohong alias hoax. Tapi istrinya kadung trauma.

Pejabat Bupati Cirebon Dicky Saromi menerima keluhan dan kekhawatiran itu. Ia lalu menginstruksikan jajaran untuk menormalisasi Sungai Cisanggarung sebelum banjir berpotensi terjadi.

Menurut Asisten Daerah 2 Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Hari Safari Marngapraja, pemkab memiliki tiga alat berat yang dapat digunakan untuk normalisasi. Bersama warga, petugas mengeruk dan meninggikan tanggul.



(RRN)