PRT Jadi Informan Pencurian Miliaran Rupiah di Bekasi

Antonio    •    Rabu, 28 Nov 2018 12:52 WIB
pencurian
PRT Jadi Informan Pencurian Miliaran Rupiah di Bekasi
Tersangka pencurian emas dan uang bernilai miliaran rupiah dalam ungkap kasus yang digelar Polres Metro Bekasi, Selasa, 27 November 2018. Medcom.id/Antonio

Bekasi: Enam pelaku pencurian miliaran rupiah di Toko Material di Bekasi memiliki peran masing-masing. Mulai dari pemberi informasi hingga eksekutor yang mengambil uang Rp2,2 miliar dan 1,2 Kilogram emas yang diperkirakan bernilai sekitar Rp700 juta.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito mengatakan, pencurian tersebut bermula saat MS bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT)  di rumah korbannya, S.

Ia menjelaskan, MS memberikan informasi tentang keberadaan barang milik korban. Selain itu, ia juga memberikan informasi bahwa di rumah sedang tidak ada orang atau dalam keadaan sepi.

"Tersangka R dan juga tersangka H masuk ke rumah korban dengan memanjat pohon kemudian membawa obeng dan membuka pintu dan membuka kamar dan lemari," kata dia di Bekasi, Selasa 27 November 2018.

Baca: Pencuri Emas dan Uang Miliaran Rupiah Ditangkap

Sementara itu, dua tersangka lainnya yakni N dan A berada di luar rumah untuk berjaga-jaga. Mereka bertugas memastikan tidak ada gangguan dari luar rumah.

"Saudara I ini mengetahui ataupun menerima daripada hasil kejahatan itu," ujarnya.

Rizal juga menyebut sejumlah  barang  bukti yang disita di antaranya tiga unit kendaraan yang diduga bersumber dari hasil curian yang nilainya hampir Rp3 miliar itu. Antara lain, mobil jenis Honda Jazz, sepeda motor jenis Ninja 250R dan satu unit sepeda motor jenis Honda Beat.

"Ada yang digunakan untuk foya-foya, karaoke dan lain-lain, ada juga ada yang digunakan untuk membeli kendaraan,"kata Rizal. 

Tidak hanya itu, pihaknya juga menemukan perhiasan dan uang tunai dari tangan keempat orang pelaku. "Ada juga yang dibelikan perhiasan, kemudian juga ada yang digunakan untuk kebutuhan sehari - hari," tuturnya.

Ia menyatakan, saat ini pihaknya masih mengejar dua pelaku lain yang ikut dalam aksi pencurian tersebut. Dirinya menghimbau agar pelaku segera menyerahkan diri.

Saat ini, empat orang pelaku telah ditangkap mereka dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.



(ALB)