Kronologi Balita Herdi Jadi Korban Puting Beliung

Ahmad Rofahan    •    Senin, 31 Dec 2018 14:18 WIB
puting beliung
Kronologi Balita Herdi Jadi Korban Puting Beliung
Dayanti, ibu Herdi yang jadi korban, dan bayinya yang selamat dari angin puting beliung di Cirebon, Jawa Barat. Medcom.id/Ahmad Rofahan

Cirebon: Bocah bernama Herdi, 4, menjadi satu-satunya korban tewas dalam bencana angin puting beliung di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Orang tua korban pun mengungkap kejadian yang menimpa anak  itu.

Suheryanto, 26, ayah korban menceritakan suasana mencekam saat peristiwa tragis itu terjadi. Cuaca di daerahnya tidak sedang hujan. Tapi, tiba-tiba angin besar menghantam rumahnya yang dihuni sembilan orang.

"Anginnya besar sekali, suaranya juga keras," ujar Suheryanto.

Baca: Balita Jadi Korban Puting Beliung Cirebon

Dua di antara orang yang tengah berada di dalam rumah yaitu Herdi dan adiknya yang baru berumur lima hari. Suheryanto menyebut bangunan rumahnya ambruk saat ia berencana membawa keluarganya tersebut keluar rumah.

"Tadi saya kunci, trus saya balik lagi mau keluar lagi, tiba-tiba ambruk," kata Suheryanto.

Hal serupa juga diceritakan Dayanti, 26, ibu Herdi. Menurutnya, saat itu suasana cukup mencekam dan panik. Ia berusaha untuk menyelamatkan bayinya yang baru saja lahir. Sedangkan Herdi dipegang ayahnya.

"Saat bangunan ambruk, tangan ayahnya kejatuhan bata dan terlepas. Sedangkan Herdi tertimbun material bangunan," kata Dayanti.

Baca: Puting Beliung Terjang Cirebon, 165 Rumah Rusak Berat

Tak hanya Herdi yang jadi korban bangunan yang ambruk tersebut. Seluruh keluarga yang saat itu berada di dalam rumah tertimpa genting dan material bangunan.

"Adik ipar saya badannya tertimpa bangunan. Hanya kelihatan kepalanya saja," kata Dayanti.

Dayanti mengaku ikhlas dengan kepergian putra sulungnya itu. Namun, ia tak tahu harus tinggal di mana lagi karena rumahnya sudah rata dengan tanah.

"Sekarang tinggal (sementara) di rumah saudara dulu," ujar Dayanti.


 


(SUR)