Terdakwa Penyelundup 3,8 Ton Ganja Divonis Bebas

Mulvi Muhammad Noor    •    Kamis, 08 Sep 2016 19:11 WIB
narkoba
Terdakwa Penyelundup 3,8 Ton Ganja Divonis Bebas
Taufik Hidayat, 47, terdakwa kasus penyeludupan ganja seberat 3,8 ton, saat mendengarkan pembacaan vonis di PN Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis 8 September 2016 (Foto: MTVN/Mulvi)

Metrotvnews.com, Bogor: Majelis hakim Pengadilan Negeri Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memvonis bebas murni Taufik Hidayat, 47, terdakwa kasus penyeludupan ganja seberat 3,8 ton. Majelis hakim memastikan semua dakwaan terhadap Taufik tidak terbukti.

Putusan dibacakan majelis hakim yang dipimpin Bambang Setyawan. Pembacaan putusan disambut positif keluarga dan tim kuasa hukum terdakwa.

"Terdakwa dibebaskan karena dakwaan jaksa penuntut umum tidak terbukti," kata Bambang Setyawan usai sidang di PN Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (8/9/2016).

Dalam kasus ini, Taufik dituduh terlibat dalam distribusi ganja yang hingga kini belum diketahui siapa pemiliknya. Ia didakwa pasal berlapis yakni Pasal 115 Ayat (2) dan Pasal 132 Ayat (1) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan Pasal 55 Ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun.

Belakangan diketahui Taufik sama sekali tidak mengetahui keberadaan ganja dalam truk bernomor polisi BL itu. Ia mengaku dimintai rekannya Junaedi mencarikan truk lain untuk menggantikan truk bernopol BL yang mogok.

"Saya berterima kasih kepada majelis hakim yang sudah memutuskan perkara secara adil. Suami saya tidak mengetahui bahwa itu berisi ganja melainkan limbah sepatu," ujar istri Taufik, Nina Nurwati, 36, di PN Cibinong.

Ganja kering seberat 3,8 ton ditemukan dalam truk yang terparkir di rest area Sentul, Tol Jagorawi, Desa Kadu Manggu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Minggu 26 Juli 2015. Meski sudah ditangani setahun lebih, polisi belum dapat menyeret pemilik ganja ke persidangan.


(TTD)