Pencarian Korban Banjir Garut Terkendala Tumpukan Sampah

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Rabu, 28 Sep 2016 19:22 WIB
banjir bandang garut
Pencarian Korban Banjir Garut Terkendala Tumpukan Sampah
Tim pencari terus mencari korban banjir bandang di Garut. Foto: Antara/Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Bandung: Tim gabungan pencari korban banjir bandang Kabupaten Garut, Jawa Barat, terkendala tumpukan sampah saat mencari 19 korban yang masih hilang. 

"Kita sudah berupaya meyingkirkan sampah menggunakan bachoe apung, tapi tetap sulit," kata Joshua lewat pesan singkatnya, Rabu (28/9/2016).

Namun, menurutnya pencarian tetap dimaksimalkan dengan peralatan yang ada seperti pesawat tanpa awak atau drone, perahu karet, dan perahu nelayan. "Kita juga menelusuri sekitar Waduk Jatigede," kata dia.

Sebelumnya, tim pencari telah menemukan 34 jenazah yang menjadi korban banjir bandang Garut yang terjadi pada Selasa malam 20 September 2016.

Adapun 19 korban yang masih dicari antara lain:
1. Sdri. Lena Agustina 18 th (Asrama lp)
2. Sdr. Ano 60 th (Cimacan)
3. Sdr. Feri 40 th (Cimacan)
4. Sdri. Eneng 12 th (Cimacan)
5. Sdri. Kokom 35 th (Cimacan)
6. Anak dari bu Mimin 3 th (Cimacan)
7. Sdr. Supri 40 th (Cimacan)
8. Sdr. Etoy 12 th (Cimacan)
9. Anak dari bapak Supri 3 th (Cimacan)
10. Sdr Endan 45 th (sukamukti garut kota)
11. Ibu Aah 60 th (Tajuk terminal)
12. Sdri Ira 17 th (lapangan paris)
13. Ibu Euis 35 th (lapangan paris)
14. Sdri Novi 14 th (lapangan paris)
15. Ibu Ane 35 th (sukamukti, garut kota)
16. Ibu Sri Lestiawati 44 th (lapangan paris)
17. Tania 10 th (lapangan paris)
18. Sdr Suryaman 70 th (Lapangan Paris)
19. Kalea 2 bulan (lapangan paris)

 


(UWA)