Wakapolri: Maklumat Kapolda Metro Bisa Diterapkan Wilayah Lain

Ahmad Rofahan    •    Jumat, 25 Nov 2016 12:00 WIB
unjuk rasa
Wakapolri: Maklumat Kapolda Metro Bisa Diterapkan Wilayah Lain
Wakapolri Komjen Syarifuddin saat berada di Pondok Pesantren Buntet, Desa Martapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Cirebon, Jawa Barat, Jum’at (25/11/2016). (Foto-foto: Metrotvnews.com/Ahmad Rofahan)

Metrotvnews.com, Cirebon: Kapolda Metro Jaya telah mengeluarkan maklumat terkait penyampaian pendapat di muka umum. Menurut Wakapolri Komjen Syafruddin, maklumat itu bisa diterapkan oleh polda di luar Metro Jaya.

“Boleh saja (maklumat) diterapkan di wilayah lainnya, terserah kapoldanya saja,” kata Syafruddin di Pondok Pesantren Buntet, Desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Cirebon, Jawa Barat, Jum’at (25/11/2016).

Baca: Maklumat Kapolda Metro Jaya terkait Unjuk Rasa

Syafruddin mengatakan, setiap kapolda memiliki diskresi. Bisa mengeluarkan maklumat apa saja, asal sesuai undang-undang. Hal tersebut, kata dia, juga berlaku untuk maklumat yang dikeluarkan Kapolda Metro Jaya.


Wakapolri Komjen Syarifuddin bersama KH. Hasanuddin Kriyani (peci putih), Kapolda Jawa Barat dan KH. Anas Arsyad (peci hitam) saat berkunjung ke Pondok Pesantren Buntet, Cirebon.

Keberadaan Syafruddin di Cirebon untuk bertemu dengan sejumlah kiai di Pondok Pesantren Buntet. Pada kesempatan itu, Syafruddin meminta kiai dan santri turut menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Baca: Polisi Sebar Maklumat Kapolda Metro Hingga Pelosok Ibu Kota

Wakapolri menilai semua pondok pesantren di eks-Karesidenan Cirebon (Kabupaten/Kota Cirebon, Kuningan, Majalengka, Indramayu) sudah paham tentang makna kebhinekaan.

“Semua kiai dan pondok sudah paham kebhinekaan, pentingnya keutuhan NKRI dan juga baik buruk dari permasalahan yang ada saat ini,” katanya.


(SAN)