Kereta Anjlok, Jadwal Kereta Belum Normal

dedy musashi    •    Senin, 31 Oct 2016 09:25 WIB
kereta api
Kereta Anjlok, Jadwal Kereta Belum Normal
Suasana Stasiun Cikaum, Subang usai evakuasi kereta anjlok. (Metro TV)

Metrotvnews.com, Indramayu: Sejumlah perjalanan kereta api terlambat akibat anjoknya enam rangkaian kereta barang di Stasiun Cikaum, Kabupaten Subang, Jawa Barat, kemarin. Penumpang pun terlihat menumpuk di beberapa stasiun. 

Pantauan Metro TV di Stasiun Jatibarang, Indramayu, Senin, 31 Oktober, menemukan ratusan calon penumpang mengantre hingga lima jam. Penumpang dengan tujuan Jakarta atau sejumlah kota di Jawa itu, terpaksa menunggu kedatangan kereta di stasiun yang belum diketahui jadwal kedatangannya.

Anjloknya kereta barang di Stasiun Cikaum juga berdampak pada amburadulnya jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta api. Bahkan, perjalanan kereta molor hingga berjam-jam.

"Cirebon-Jakarta naik #TegalBahari 9 jam! Rekor baru tercipta. efek @KAI121 barang anjlok di #cikaum," cuit akun @haryanto_tugu di Twitter. 

Dalam kondisi normal, Cirebon-Jakarta bisa ditempuh dalam waktu 3 jam. Keterlambatan juga dialami kereta relasi Semarang-Bandung. 

"dr Semarang-BDG hrsnya tiba 4:30. Smp jam 09:05 blm smp juga. Hebat lah @KAI121," cuit Irma Anggraeni melaui akun @Kiiibo.
 

PT KAI melalui @KAI121 beberapa kali memberi penjelasan soal gangguan jadwal kereta api. Meski gerbong yang anjlok telah usai dievakuasi, namun baru satu rel yang bisa dilintasi di Stasiun Cikaum.

"@irkom_hafidz Mohon maaf, sehubungan adanya kendala operasional di St. Cikaum, sehingga KA melintas di jalur tersebut mengalami antrean," tulis akun resmi PT KAI itu.

PT KAI juga mengambil kebijakan pengembalian bea 100 persen saat pembatalan di hari keberangkatan. 
 

"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Terkait hal tersebut, penumpang dapat membatalkan keberangkatan dengan pengembalian bea 100% di loket pada hari keberangkatan dan sebelum keberangkatan KA," tulis @KAI121 dalam rangkaian twitnya.


(SAN)