Pemprov Jabar Menetapkan UMP 2018 Naik 8,7%

Jaenal Mutakin    •    Senin, 30 Oct 2017 15:13 WIB
ump
Pemprov Jabar Menetapkan UMP 2018 Naik 8,7%
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan -- MI/Agus Utantoro

Metrotvnews.com, Bandung: Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2018. Bahkan, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan telah menandatangani UMP 2018.

Pria yang akrab disapa Aher ini berharap, Upah Minimum Kota (UMK) tidak lebih kecil dari pada UMP. Sehingga, penetapan UMP tak menimbulkan gejolak.

"Semoga semua pihak dapat memahaminya. Para buruh pun dapat merasakan manfaatnya, sehingga membuat dunia usaha kondusif," kata Aher di Bandung, Senin 30 Oktober 2017.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemprov Jabar Ferry Sofwan Arif menambahkan, Dewan Pengupahan Provinsi sudah memiliki formulasi angka UMP 2018 dengan kenaikan 8,7 persen. Kanaikan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Tenaga Kerja tentang data tingkat inflasi nasional dan pertumbuhan produk domestik bruto 2017.

"Dewan Pengupahan Provinsi Jabar pada 23 Oktober 2017 telah menyepakati dan merekomendasi UMP Jabar 2018 di angka Rp1.544.360.67 yang akan berlaku mulai 1 Januari 2018. Saat ini sedang berproses di Setda Pemprov Jabar dan sudah hampir selesai," jelasnya.

Sebagai informasi, UMP 2017 Jabar sebesar Rp1.420.624,29.


(NIN)