Lagi, Polresta Cirebon Ungkap Prostitusi Daring

Ahmad Rofahan    •    Kamis, 01 Jun 2017 12:25 WIB
prostitusi online
Lagi, Polresta Cirebon Ungkap Prostitusi Daring
Kapolresta Cirebon AKBP Adi Vivid Bachtiar saat menunjukkan tersangka di Mapolresta Cirebon, Jabar, Kamis (1/6/2017). (Metrotvnews.com/Ahmad Rofahan)

Metrotvnews.com, Cirebon: Setelah pekan lalu mengungkap prostitusi daring, Polresta Cirebon kembali mengungkap kasus serupa. Dalam penggrebekan di salah satu hotel pada Rabu, 31 Mei 2017, polisi menangkap satu muncikari dan empat anak buahnya.

Kapolresta Cirebon AKBP Adi Vivid Bachtiar mengatakan, N selaku muncikari, menawarkan kepada para pelanggannya menggunakan aplikasi Blackberry Messengger (BBM). Untuk bisa mendapatkan servis dari anak buahnya, N menetapkan tarif mulai dari Rp1,3-1,5 juta.

“Dalam setiap transaksi, muncikari mendapatkan Rp300 ribu,” kata Adi saat melakukan rilis di Mapolresta Cirebon, Kamis 1 Juni 2017.

Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa tujuh buah ponsel yang digunakan untuk melakukan transaksi. Uang Rp1,3 juta juga turut disita.

N mengaku sudah melakukan bisnis haramnya ini selama satu tahun. Ia tidak mengenal secara pasti para pelanggannya, karena menurutnya ia lebih banyak menerima orderan dari orang lain.

Baca: Polresta Cirebon Ungkap Prostitusi Langganan Pejabat

Untuk merekrut anak buah, N memanfaatkan posisinya sebagai salah satu staf humas salah satu tempat hiburan di Kota Cirebon. Mayoritas anak buah yang diajak dalam bisnis haramnya ini, merupakan pekerja lepas di tempat hiburan.

Sejumlah anak buah N yang ditangkap Polresta Cirebon terdiri dari berbagai macam profesi. Mulai dari ibu rumah tangga hingga anak di bawah umur. Atas perbuatannya, N diancam Pasal 506 KUHP dengan ancaman hukuman satu tahun penjara.

Akhir pekan lalu, seorang muncikari, inisial B, juga ditangkap. Dia ditangkap di salah satu hotel di Kota Cirebon.


(SAN)