Aksi Teatrikal Warnai Puncak Peringatan Hari Veteran Nasional 2017 di Bandung

Roni Kurniawan    •    Minggu, 20 Aug 2017 15:53 WIB
hari veteran
Aksi Teatrikal Warnai Puncak Peringatan Hari Veteran Nasional 2017 di Bandung
Aksi teatrikal menjadi puncak peringatan Hari Veteran Nasional 2017 di Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Bandung, Jawa Barat -- MTVN/Roni Kurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: Aksi teatrikal menghiasi puncak peringatan Hari Veteran Nasional 2017 di Bandung, Jawa Barat. Aksi teatrikal yang berlangsung sekitar satu jam tersebut membuat para pejuang veteran terkesima.

Teater mengangkat cerita perjuangan K.H. Mukhyidin yang memimpin Hisbullah memukul mundur pasukan NICA dari Bandung Utara. Teatrikal K.H. Mukhyidin itu mendapat respon postif dari Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan ratusan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Bandung serta Jawa Barat yang ikut menyaksikan.

K.H. Mukhyidin adalah pejuang asli Jawa Barat yang tidak lain kakek Ridwan Kamil. "Terima kasih kepada LVRI Kota Bandung yang sudah memberikan penghargaan dalam bentuk drama perjuangan, minimal buat keluarga kami, supaya tidak jadi orang yang sia-sia," kata pria yang akrab disapa Emil ini usai peringatan Hari Veteran Nasional di Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Bandung, Jawa Barat, Minggu 20 Agustus 2017.

Emil mengatakan, Pemerintah Kota Bandung memiliki segudang program untuk memberikan perhatian terhadap para pejuang veteran. Salah satunya, memberikan perawatan kesehatan secara gratis terhadap para legiun veteran.

"Ada program pengobatan gratis. Pada program ini, dokter yang mendatangi rumah-rumah veteran, bukan veteran yang mendatangi rumah dokter. Kita juga ada program kesejahteraan lainnya, termasuk memberikan satu mobil untuk LVRI Kota Bandung," beber Emil.

Dengan berbagai program tersebut, Emil berharap legiun veteran di Kota Bandung bisa menikmati masa tua. Ia juga berjanji, tidak ada pejuang veteran yang terlantar di Kota Bandung.

"Untuk kantor LVRI-nya kita akan renovasi agar layak, termasuk fasilitas lainnya akan kita lengkapi. Saya tidak ingin ada pejuang veteran yang terlantar di Kota Bandung," pungkasnya.
(NIN)