Emil: Yang Namanya Toko Kimia Legal dan Formal

Roni Kurniawan    •    Kamis, 13 Apr 2017 17:05 WIB
novel baswedan
Emil: Yang Namanya Toko Kimia Legal dan Formal
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. (Metrotvnews.com/Roni Kurniawan)

Metrotvnews.com, Bandung: Kasus penyerangan kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan, membuat peredaran cairan kimia menjadi sorotan. Pemerintah daerah dinilai perlu memiliki aturan yang tegas dari produksi hingga pembuangan limbah kimia.

Tak terkecuali Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat. Meski tak menyebut nomor aturan, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) optimistis kalau semua toko yang menjual bahan kimia telah memikiki izin secara legal untuk dijual.

"Yang namanya toko kimia apapun, kan, legal dan formal," kata Emil di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Kamis, 13 April 2017.

Emil menilai insiden itu tidak bisa menjadi patokan bebasnya penjualan bahan kimia. Ia mencontohkan bahan untuk merakit bom.

Cairan yang Digunakan Menyiram Novel Baswedan Dijual Bebas


"Buat bom, kan, sekarang bisa menggunakan elemen-elemen yang tidak diduga. Dan statistiknya menunjukkan tidak menjadi sebuah rutinitas," katanya.



Terkait peraturan dan pengawasan penjualan bahan kimia, Emil menilai tidak bisa diseragamkan dengan berbagai daerah lainnya. Namum ia mengaku akan melakukan penelitian tersebut sebelum menerapkan pengawasan terhadap penjualan bahan kimia.

"Jadi jangan disamaratakan. Tapi akan saya teliti apakah bisa dilakukan upaya pengawasan yang ketat," pungkasnya.


(SAN)