Terminal Baranangsiang yang Bobrok dan tak Terurus

Rizky Dewantara    •    Selasa, 28 Aug 2018 21:09 WIB
infrastruktur
Terminal Baranangsiang yang Bobrok dan tak Terurus
Terminal Baranangsiang Bogor, Jawa Barat, memprihatinkan dari segi infrastruktur jalan dan bangunan. Medcom.id/Rizky Dewantara

Bogor: Momok moda tranportasi darat Kota Bogor kian bobrok. Terminal Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat, sejatinya sebagai pusat pemberangkatan dan kedatangan masyarakat kini tidak terawat dan luput dari perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Hasil penulusaran Medcom.id, terminal Baranangsiang Bogor memiliki luas 1,2 hektare dan mampu menampung hingga 400 bus. Posisinya juga strategis lantaran berada di pusat Kota Bogor. Namun, terminal ini memprihatinkan dari segi infrastruktur jalan dan bangunan.

Ketua Komunitas Pengurus Terminal Baranangsiang (KPTB) Tedy Irawan mengakui kondisi terminal Baranangsiang membuatnya miris. Hal ini sudah dikeluhkan semua pihak. Mulai dari pengemudi bus, pedagang hingga penumpang.


Terminal Baranangsiang Bogor, Jawa Barat, memprihatinkan dari segi infrastruktur jalan dan bangunan. Medcom.id/Rizky Dewantara


"Pemerintah dan DPRD Kota Bogor seolah tutup mata dengan kondisi terminal saat. Kami sudah beberapa kali meminta renovasi dan peremajaan terminal, namun belum ada tindak lanjutnya," keluhnya, saat ditemui di Terminal Baranangsiang Bogor, Jawa Barat, Selasa, 28 Agustus 2018.

Kewenangan Terminal Baranangsiang Bogor diambil alih oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan sudah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Aturan itu mengamanatkan pengelolaan terminal tipe A berada di bawah pemerintah pusat.

"Terlepas dari kewenangan yang bertanggungjawab tentang terminal ini, seharusnya Pemkot Bogor bisa memberikan perhatian lebih," cetusnya.

Aira Andriani, 27, salah satu pengguna bus antar kota, menyebut buruknya kondisi Terminal Baranangsiang Bogor sudah bukan rahasia.

"Saya sudah bertahun-tahun selalu menaiki bus dari terminal ini. Kondisinya bisa mas liat sendiri, dari jalanannya aja sudah keliatan ancur," ujar dia, kepada Medcom.id, Selasa, 28 Agustus 2018.


(SUR)