Polda Jabar Belum Ketahui Motif Penembakan Polisi di Tol Kanci-Pejagan

Ahmad Rofahan    •    Sabtu, 25 Aug 2018 06:02 WIB
penembakan polisi
Polda Jabar Belum Ketahui Motif Penembakan Polisi di Tol Kanci-Pejagan
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto di RS Mitra Plumbon, Cirebon. Foto: Medcom.id/Ahmad Rofahan.

Cirebon: Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat masih melakukan penyelidikan terkait kasus penembakan dua anggota kepolisian yang sedang melakukan patroli di Tol Kanci-Pejagan, Jumat, 24 Agutsus 2018, malam tadi. Masyarakat diminta tidak langsung menyimpulkan motif kasus tersebut, karena masih dalam penyelidikan.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto ditemui di RS Mitra Plumbon mengatakan, kasus ini belum bisa dikaitkan dengan masalah terorisme. Bisa saja orang tak dikenal (OTK) berjumlah tiga orang tersebut merupakan kawanan pelaku kriminal yang menyasar pengguna tol.

"Bisa juga pelaku kriminal. Karena sering juga kan, ada mobil yang berhenti di bahu jalan," kata Agung di RS Mitra Plumbon, Cirebon, Sabtu, 25 Agustus 2018.

Baca juga: 2 Polisi Ditembak Orang Tak Dikenal di Tol Kanci-Pejagan

Kapolda juga belum berani mengaitkan kasus ini dengan adanya kasus penyerangan terhadap anggota Polresta Cirebon pada Senin, 20 Agustus 2018 lalu. Pada peristiwa tersebut, Brigadir Angga yang merupakan anggota Sabhara Polresta Cirebon dibacok oleh OTK dan senjatanya hilang, diduga diambil.

"Masih dalam penyelidikan, belum bisa dikaitkan dengan kasus itu," ujar Agung.

Ia meminta kepada masyarakat untuk tidak takut mendengar informasi mengenai kasus penembakan ini. Kapolda juga memohon dukungan masyarakat agar segera menangkap pelaku dan mengungkap kasus ini dengan cepat.

"Mudah-mudahan kita bisa cepat ungkap kasus ini," pungkas Agung.




(HUS)