Bupati Bogor Minta Razia Bus Rutin Digelar

Rizky Dewantara    •    Senin, 10 Sep 2018 08:44 WIB
kecelakaan bus
Bupati Bogor Minta Razia Bus Rutin Digelar
Bupati Bogor Nurhayati (kiri) di Pendopo Bupati Bogor, Jawa Barat, Minggu, 9 September 2018.

Bogor: Bupati Bogor Nurhayanti meminta kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor rutin menggelar razia dan pemeriksaan bus dan truk yang masuk atau keluar Kabupaten Bogor. Hal ini dilontarkannya pascakecelakaan bus di Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat.

"Pengecekan kelayakan bus pariwisata dan truk ini harus masif dilakukan," tegas Nurhayati di Pendopo Bupati Bogor, Jawa Barat, Minggu, 9 September 2018.

Dia mengaku, kecelakaan nahas yang menewaskan 21 orang di wilayah Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu, 8 September 2018, menjadi alarm bagi semua pihak dalam penggunaan angkutan umum.

"Semoga ke depannya tidak ada kejadian serupa dan lebih baik lagi dalam kesiapan atau kelayakan angkutan umum," pinta Nurhayanti.


Baca: Kondektur Bus Maut di Sukabumi Ditemukan

Bus pariwisata Jakarta Wisata Transport bernomor polisi B 7023 SGA, mengangkut 35 karyawan dealer PT Catur mengalami kecelakaan saat melaju dari arah Cikidang menuju Pelabuhan Ratu sekitar pukul 12.00 WIB, Sabtu, 8 September 2018.

Bus tersebut terperosok ke dalam jurang dengan ketinggian 31 meter ketika sampai di Kampung Bantarselang, Cikidang, Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi. Sebanyak 21 penumpang dinyatakan meninggal, 14 luka berat dan 2  luka ringan.

Baca: Bus Kecelakaan Maut di Sukabumi Dua Tahun tak Uji KIR
 


(SUR)