Driver Ojek Online Tangkap Penjambret yang Beraksi di Bandung

P Aditya Prakasa    •    Jumat, 24 Aug 2018 18:06 WIB
penjambretan
Driver Ojek Online Tangkap Penjambret yang Beraksi di Bandung
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Bandung: Sejumlah pengemudi ojek online menangkat dua penjambret yang menyasar penumpang ojek online di kawasan Jalan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat.

Salah seorang pengemudi ojek online, M Thalif, 18, mengatakan, penjambretan terjadi pada Jumat, 24 Agustus 2018 pukul 03.00 WIB dini hari.

Thalif menjelaskan, saat temannya membonceng penumpang perempuan dari jalan Pasirkaliki menuju Jalan Lengkong, Kota Bandung, dirinya dibuntuti dua orang yang menaiki satu sepeda motor.

"Tapi tiba-tiba saat di Jalan Otista (Otto Iskandardinata) teman saya ngelihat dari spion ada yang ikuti. Pas dekat langsung dipepet oleh satu motor dan mengambil tas penumpangnya," kata Thalif saat dihubungi, Jumat, 24 Agustus 2018.

Sesaat setelah kejadian, korban menangis karena di dalam tasnya berisi barang-barang penting. Tanpa pikir panjang, rekannya tersebut langsung menyebarkan akun korban kepada rekan-rekan komunitas ojek online di Bandung.

"Setelah dilacak, ternyata akunnya masih aktif dan terdeteksi ada di kawasan Jalan Pahlawan. Driver-driver dari beberapa komunitas langsung ngedatangi ke lokasi," jelas Thalif.

Setelah terlacak, para supir ojek online kemudian para pelaku di kawasan Bojong Koneng, Kota Bandung. "Dikejar sampai ke Cicaheum. Dia jatuh dan ketangkep sama kita. Langsung kita serahkan ke Polsek Cibeunying Kidul," sambung Thalif.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Gusman mengatakan, kedua pelaku kini telah mendekam  di Markas Polsek Cibeunying Kidul. Kedua diketahui berinisial TK dan AS.

"Ya baru dapat informasi. Polsek sudah laporan. Kita masih pendalaman," kata Irman saat dihubungi.

Irman mengatakan, pihaknya masih mendalami rekam jejak para pelaku spesialis jambret perempuan tersebut. Sebab, kata dia, belakangan ini aksi begal kembali marak di Kota Bandung.

"Pelaku kami dalami apakah dia sudah beberapa kali atau satu kali, masih dalam pemeriksaan," pungkas Irman.


(DEN)