Lama Penutupan Jalur Puncak Tunggu Hasil Pemeriksaan

Rizky Dewantara    •    Kamis, 29 Mar 2018 14:57 WIB
longsorbencana longsor
Lama Penutupan Jalur Puncak Tunggu Hasil Pemeriksaan
Longsor jalur wisata puncak. (Ant/Yulius Satria Wijaya )

Jakarta: Longsor yang terjadi di Puncak Pass, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Rabu, 28 Maret 2018 malam, mengakibatkan jalur Puncak hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan kendaraan proyek perbaikan. 

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI, Ditjen Bina Marga, Kementerian PUPR, Atyanto Busono mengatakan, BBPJN VI bersama Pusat Litbang Jalan, Balitbang, tengah memeriksaan keamanan badan jalan untuk dipastikan aman dan bisa dilintasi kembali. 

"Lama penutupan jalan masih menunggu hasil pemeriksaan dan penanganan tebing yang longsor," kata Busono melalui keterangan pers, Kamis 29 Maret 2018. 

Busono memaparkan, longsoran tanah tanah terjadi sepanjang 40 meter. Longsoran pun mengakibatkan pemasangan bronjong  oleh BBPJN VI runtuh. 

Pemasangan bronjong merupakan penanganan darurat pasca longsoran yang terjadi sebelumnya pada Senin, 5 Februari 2018 di lokasi tersebut. Sehingga, kata dia, untuk penanganan permanen akan menggunakan kontruksi tiang pancang. 

"Alat-alat berat yang sudah berada di lokasi saat ini tengah bekerja menangani longsoran. Selain itu juga akan didatangkan alat bore pile untuk digunakan dalam pemasangan tiang pancang pada tebing longsoran," jelasnya. 

Untuk sementara waktu, Kepolisian Resor Bogor telah mengalihkan kendaraan yang akan menuju Cianjur menggunakan jalur alternatif Jonggol atau Sukabumi. 

"Masyarakat diminta senantiasa berhati-hati dalam mengemudikan kendaraan saat melalui kawasan Puncak Pass, terutama pada titik-titik yang rentan longsoran," kata dia.


(LDS)