Pemerintah Diminta Kaji Ulang Cukai Kantong Plastik

Rizky Dewantara    •    Jumat, 07 Sep 2018 15:03 WIB
Cukai Plastik
Pemerintah Diminta Kaji Ulang Cukai Kantong Plastik
Kantong plastik digunakan pedagang di sebuah pasar tradisional di Bogor, Medcom.id - Rizky Dewantara

Bogor: Pelaku usaha di Kota Bogor, Jawa Barat, meminta pengusaha mempertimbangkan dan mengkaji ulang aturan soal cukai kantong plastik keresek pada 2019. Kebijakan itu dinilai berpengaruh pada perekonomian Bogor, bahkan Indonesia.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Badan Pengurus Cabang (BPC) Kota Bogor Zulfikar Priyatna mengatakan hampir seluruh transaksi jual beli membutuhkan kantong kresek. Bila dikenakan pajak, konsumen akan merasa dirugikan. Hal itu berdampak pada daya beli.

"Pemerintah harus bijaksana melihat dampak keseluruhan dari penerapan cukai pada kantung kresek. Harusnya pemerintah melatih dan mendidik masyarakat dalam penggunaan plastik yang dapat dipakai berkali-kali. Selesai perkara," kata Zulfikar di Bogor, beberapa hari lalu.

Meski demikian, ia mendukung pemerintah mengajak warga mengurangi penggunaan kantong plastik. Alasannya, yaitu menjaga kualitas lingkungan.

Tapi memberlakukan cukai tak serta merta menghilangkan plastik. Justru, masyarakat membutuhkan terobosan dan inovasi pengganti plastik.

Sementara itu, Project Director Junior Chamber Internasional (JCI) Kota Bogor, Putra Simatupang mengaku, dikeluarkannya kebijakan plastik dengan cukai oleh pemerintah akan berakibat  inflasi besar-besaran di Indonesia.

"Pelaku bisnis akan mengeluarkan biaya lebih besar. Pengusaha akan merasa dirugikan dan timbul kenaikan harga disemua sektor. Intinya sosialisasi kebijakan tersebut perlu diketahui oleh semua pelaku usaha," tandasnya kepada medcom.id, di Bogor, Jawa Barat, Rabu, 5 September 2018. 

Terpisah, Rudy salah satu pedagang sayuran di Pasar Induk Kemang mengatakan, penerapan cukai terhadap kantung plastik akan merugikan pedagang.

"Kami akan lebih banyak mengeluarkan uang nantinya. Jadi kantung kresek itu siapa yang bayar," pungkasnya. 

Baca: DJBC Rancang Regulasi Cukai Kantong Plastik

Sementara itu Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan tengah merancang aturan menerapkan cukap pada kantong kresek. Regulasi itu bertujuan mengendalikan dan mengarahkan produksi plastik kemasan ramah lingjungan.

Lihat video
 


(RRN)