Anjing Pelacak Bantu Cari Bukti Penembakan Dua Polisi

Ahmad Rofahan    •    Sabtu, 25 Aug 2018 15:22 WIB
penembakan polisi
Anjing Pelacak Bantu Cari Bukti Penembakan Dua Polisi
Brimob Polda Jawa Barat menerjunkan dua anjing pelacak ke lokasi penembakan dua anggota Unit Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jawa Barat di Km 224 Tol Kanci-Pejagan, Sabtu, 25 Agustus 2018. Medcom.id/ Ahmad Rofahan.

Cirebon: Brimob Polda Jawa Barat menerjunkan dua anjing pelacak ke lokasi penembakan dua anggota Unit Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jawa Barat di Km 224 Tol Kanci-Pejagan.

Menurut salah seorang anggota brimob, dua anjing yang dilibatkan dalam penyelidikan kasus ini, yaitu berjenis Mix Herder dan Rottwieler serta berjenis Belgian Malinois.

"Keduanya memiliki keahlian yang berbeda," kata salah seorang anggota Brimob di lokasi kejadian, Sabtu, 25 Agustus 2018.

Menurutnya, salah satu anjing memiliki keahlian untuk melacak senjata dan bahan peledak. Sedangkan anjing jenis kedua, memiliki keahlian untuk melacak secara umum, seperti jejak dan lainnya.

"Kalau yang Mix Herder dan Rottwieler, memiliki keahlian untuk mendeteksi senjata dan peledak," ungkap anggota tersebut.

Ia mengatakan, kedua anjing tersebut sudah tiba di lokasi kejadian sejak subuh tadi. Keduanya juga sudah berkeliling untuk menemukan bukti terkait penembakan tersebut. Namun petugas enggan menjawab, mengenai bukti apa saja yang sudah ditemukan.

Sebelumnya, dua anggota PJR Polda Jabar Aiptu Dodon Kusdianto dan Aiptu Widi Harjana ditembak oleh OTK saat melakukan patroli di Tol Kanci-Pejagan. Keduanya ditembak di KM 224 saat mencoba memperingatkan tiga OTK yang kedapatan berada di pembatas jalan tol.

Pelaku tidak menggunakan kendaraan. Mereka langsung lari keluar jalan tol setelah mendapat tembakan balasan dari petugas.


(DEN)