PK Dikabulkan, Ade Irawan Bebas dari Penjara

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Jumat, 26 Aug 2016 21:18 WIB
kasus korupsi
PK Dikabulkan, Ade Irawan Bebas dari Penjara
Mantan Bupati Sumedang Ade Irawan (tengah). Foto: Ant/Agus Bebeng.

Metrotvnews.com, Bandung: Mantan Bupati Sumedang Ade Irawan akhirnya menghirup udara bebas setelah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, selama 1 tahun 5 bulan. Peninjauan kembali (PK) yang diajukan terdakwa kasus korupsi perjalanan dinas DPRD Cimahi tahun anggaran 2011 itu dikabulkan Mahkamah Agung.

Putra Ade Irawan, Agung mengatakan, ayahnya keluar dari Lapas Sukamiskin, pada Kamis 25 Agustus, pukul 18.30 WIB. Agung mengaku sudah menunggu sejak pagi untuk proses administrasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat hingga ayahnya dibebaskan.

"Bapak (Ade Irawan) baru bisa keluar pukul 18.30 tadi karena harus menunggu proses administrasi selesai terlebih dahulu," kata Agung saat ditemui wartawan di kediamannya di Kompleks Pharmindo, Jalan Lumbung, Kota Cimahi, Jumat (26/8/2016).

Menurut Agung, ayahnya tidak ada di rumah. Ade sedang mengurus administrasi untuk kembali mengajar di salah satu perguruan tinggi di Cimahi.

"Bapak sedang ke kampus untuk kembali ngajar," kata dia.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat Agus Toyib membenarkan PK yang diajukan Ade Irawan dikabulkan oleh MA. Pihaknya sudah menerima salinan putusan itu.

"Ade bebas Rabu. Tapi lantaran harus mengurus administrasi jadi Kamis bebas," kata Agus Toyib.

Sebelumnya, Ade divonis 2 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung dalam kasus dugaan korupsi dana perjalanan dinas DPRD Kota Cimahi Tahun Anggaran 2011. Saat kasus itu terjadi, Ade menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Cimahi. Beberapa bulan setelah divonis, Ade mengajukan PK ke Mahkamah Agung. MA mengeluarkan putusan dan menurunkan hukuman bagi Ade, dari 2 tahun menjadi 1 tahun.


(TTD)