Cita-cita Ridho Jadi Pemain Persib Pupus

Roni Kurniawan    •    Rabu, 13 Apr 2016 23:17 WIB
tabrak lari
Cita-cita Ridho Jadi Pemain Persib Pupus
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengusap kepala Ridho Maulidin Sukmara saat menjenguk di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Rabu (13/4/2016), MTVN - Roni Kurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: Ridho Maulidin Rukmana harus mengubur impiannya menjadi pemain Persib Bandung. Bocah lima tahun itu menjadi korban tabrak lari oknum Bobotoh menjelang laga semifinal Piala Bhayangkara antara Persib versus Bali United di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada 30 Maret silam dan harus kehilangan kaki kirinya.

Ridho yang saat itu tengah jajan sebuah warung di dekat rumahnya tak jauh dari Jalak Harupat, tersenggol motor kemudian tertabrak mobil. Namun, pengendara motor dan mobil yang hendak menonton Persib itu tidak menghentikan kendaraannya. 

Akibatnya, kedua kaki Ridho mengalami masalah, bahkan kaki kirinya harus diamputasi. Kaki kanannya remuk dan harus dipasang penyangga atau pen. Cita-cita Ridho untuk menjadi pemain Persib pun harus pupus dengan kondisi seperti itu. 

Mendapati hal itu, pemain Persib Atep tak kuasa menahan rasa sedihnya saat melihat langsung kondisi Ridho para Rabu, 13 April, usai menjalani sesi latihan pagi bersama pemain lainnya. Atep mengaku sedih dengan masa depan Ridho yang masih panjang.

"Semua warga Jabar ingin jadi pemain Persib. Dan Ridho tidak bisa mewujudkannya karena kaki dia harus diamputasi," kata Atep usai menjenguk Ridho di RSHS Bandung.

Pemain asal Cianjur ini berharap Ridho mendapat kesempatan untuk menjadi bagian dari Persib meskipun tidak menjadi pemain. Hal itu diakui Atep sebagai salah satu cara untuk mengobati cita-cita Ridho menjadi pemain Persib.

"Saya berharap dia bisa menjadi bagian dari Persib supaya cita-cita dia tetap tercapai," kata pemain berusia 30 tahun itu.


(UWA)