Bandung Segera Luncurkan Aplikasi untuk Ojek Pangkalan

Roni Kurniawan    •    Rabu, 18 Oct 2017 17:03 WIB
ojek online
Bandung Segera Luncurkan Aplikasi untuk Ojek Pangkalan
Aplikasi Lojek -- MTVN/Roni Kurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Bandung, Jawa Barat, segera menghadirkan inovasi lokal ojek (Lojek) berbasis aplikasi. Ini sebagai upaya menyaingi transportasi online berbasis aplikasi yang marak di Kota Kembang.

Kepala Disnaker Kota Bandung Asep Cucu Cahyadi menjelaskan, Lojek bertujuan menyejaterakan warga yang selama ini mengais rejeki menjadi tukang ojek pangkalan. Inovasi ini diharapkan bisa menambah pendapatan dan meningkatkan daya saing dengan ojek online.

"Ini (ojek pangkalan) pengangguran terselubung, karena mata pencahariannya tidak tetap. Apalagi kondisi sekarang dengan adanya transportasi online," kata Asep di kantornya, Jalan Martanegara, Bandung, Jawa Barat, Rabu 18 Oktober 2017.

Asep menuturkan, pemesanan Lojek tidak berbeda dengan aplikasi ojek online yang telah ada saat ini. Pengguna jasa Lojek cukup menentukan lokasi tujuan pengantaran untuk mengetahui tarif yang harus dibayar.

"Tapi, itu tidak akan terhubung langsung ke drivernya, karena pemesanan itu akan masuk ke operator. Lalu, drivernya diberi kartu khusus. Pas mau ambil penumpang, kartu tersebut ditempelkan pada alat yang ada di pangkalan," urai Asep.

Dengan begitu, lanjut Asep, driver Lojek akan mendapat giliran untuk mengantarkan penumpang. Penggunaan kartu khusus itu pun sebagai pengganti smartphone. Karena diakuinya, tidak semua driver Lojek yang berada di pangkalan pandai menggunakan smartphone.

"Kita gunakan kartu karena banyak pengemudi ojek yang tak paham cara menggunakan smartphone. Alasan itu pula yang jadi hambatan bagi mereka untuk mendaftar di perusahaan ojek online. Maka, keluhan ini kami akomodasi melalui Lojek," ungkapnya.

Asep mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan sosialisasi terhadap pengemudi ojek pangkalan terkait adanya inovasi tersebut. Rencananya, akhir tahun ini aplikasi itu sudah bisa diunduh dan digunakan oleh masyarakat untuk memesan Lojek.

"Dalam waktu dekat kita akan segera resmikan, sampai akhir Oktober ini kita lakukan sosialisasi supaya nanti tidak kaku lagi. Target kita untuk percontohan ada 10 pangkalan ojek di Kota Bandung untuk program Lojek ini," pungkas Asep.


(NIN)