5 Tahun Langganan Banjir, Warga Gedebage Butuh Solusi

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Sabtu, 19 Nov 2016 14:43 WIB
banjir pasteur bandung
5 Tahun Langganan Banjir, Warga Gedebage Butuh Solusi
Pelajar dan pengendara berusaha melintasi kawasan tergenangnya banjir di Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/11/2016). Foto: Antara/Fahrul Jayadiputra

Metrotvnews.com, Bandung: Cuaca ekstrem yang berdampak banjir di beberapa wilayah Kota Bandung dianggap biasa terutama di tempat langganan banjir seperti di Gedebage.

Sumpena, 56, petugas parkir yang sehari-hari berada di Pasar Gede bage mengatakan saat hujan lebat banjir pasti terjadi.

"Biasa tingginya sepaha orang dewasa. Terkadang Gedebage tidak hujan, tapi Bandung timur seperti Ujungberung hujan, banjirnya merembet ke sini," kata Sumpena saat ditemui Metrotvnews.com, di Pasar Gede Bage Kota Bandung, Sabtu (19/11/2016).

Sumpena menerangkan, air banjir juga sering meluap hingga ke Jalan Raya Soekarno Hatta. Menurutnya, hal tersebut disebabkan sungai dekat Pasar Gedebage sudah sangat dangkal dan ukurannya kecil.

"Kalau di Pinus (masih wilayah Gedebage) banjir cepat surut karena sungainya besar dan langsung menuju Sungai Citarum," kata dia.

Menurutnya, warga Gedebage sudah terbiasa dengan kondisi banjir di sana. "Warga sudah mengerti karena memang di sini (Gedebage) langganan banjir. Baru tiga hari ini tak ada banjir," kata dia.


Sampah bekas banjir masih menumpuk di Gedebage. Foto: Metrotvnews.com/Octa

Saat ditanya mengenai apakah ada bantuan dari pemerintah saat banjir, Sumpena menuturkan otoritas Kecamatan Gedebage selalu membantu dengan penyediaan alat penyedot air.

"Ada dua alat penyedot air milik kecamatan. Menurut saya cukup membantu," ujarnya.

Selain itu, pembangunan drainase di wilayah Gedebage juga tengah berjalan.

Empu, 53, warga Pasar Gedebage menerangkan pembuatan drainase menjadi solusi yang baik mengatasi banjir. Dan warga berharap pembangunannya lekas selesai.

"Namun, tetap sungai yang ada di wilayah sini harus ditinjau karena kalau hujan besar air dari wilayah Manglayang larinya ke sini. Bisa dilihat itu di depan sampah-sampah sisa banjir," paparnya.

Wilayah Gedebage menjadi daerah rawan banjir sejak lima tahun terakhir. "Kita semua berharap ada solusi yang baik dari pemerintah karena daerah ini kalau banjir benar-benar parah," kata dia.




(UWA)