Tiga Pemuda Dikeroyok Berandalan Bersepeda Motor di Bandung

Antara    •    Minggu, 23 Oct 2016 12:54 WIB
kekerasan
Tiga Pemuda Dikeroyok Berandalan Bersepeda Motor di Bandung
Ilustrasi pengeroyokan, MTVN

Metrotvnews.com, Bandung: Tiga pemuda mengalami luka saat melintasi Jalan Turangga, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu 23 Oktober. Pasalnya, mereka dikeroyok puluhan anggota berandalan genk motor.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pengeroyokan terjadi pada pukul 01.30 WIB. Pelaku menggunakan puluhan sepeda motor.

"Kurang lebih 20 sepeda motor," kata Yusri.

Sedianya tiga pemuda melintasi kawasan tersebut. Mereka berboncengan dengan sepeda motor.

Ketiga korban yaitu Tendi Gunawan, 25, warga Kecamatan Cihampelas; Dede Junaedi, 23, warga Kecamatan Andir; dan Alamsyah Gulyana, 20, warga Kecamatan Andir.

Dede dan Tendi bermaksud mengantar Alamsyah ke rumah saudaranya di Turangga. Setibanya di kawasan Kampus Pasundan, mereka berpapasan dengan sekelompok orang mengendarai sepeda motor.

Kelompok itu lalu menutup badan jalan yang akan dilintasi ketiga pemuda. Tiga pemuda tersebut kemudian mengendarakan sepeda motor dengan pelan lalu meminggirkan kendaraan.

"Tapi seorang pelaku tiba-tiba menabrak sepeda motor korban hingga terjatuh," kata Yusri.

Kemudian kelompok itu memukuli korban. Mereka melemparkan batu dan benda tumpul, serta menggoreskan senjata tajam ke kendaraan korban.

Beberapa pelaku mengambil barang-barang milik korban. Yaitu telepon seluler dan uang sebesar Rp70 ribu.

Seorang korban menyelamatkan diri. Ia lalu meminta bantuan masyarakat. Namun para pelaku sudah lebih dulu kabur.

"Saudara Dede lari bermaksud meminta tolong dan setelah warga keluar, sekelompok motor tersebut langsung kabur," kata Yusri.

Akibat kejadian itu, korban Tendi mengalami luka pada kepala. Dede mengalami luka lecet di lutut. Sedangkan Alamsyah mengalami patah pada jari kanan, memar di pelipis kiri, serta lecet di lutut.

Polisi, kata Yusri, tengah melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi mengumpulkan keterangan dari saksi korban untuk selanjutnya memburu para pelaku.


(RRN)