Sejak Awal Tahun, Terjadi 16 Kekerasan Seks pada Anak di Cirebon

Ahmad Rofahan    •    Sabtu, 03 Jun 2017 12:03 WIB
kekerasan seksual anak
Sejak Awal Tahun, Terjadi 16 Kekerasan Seks pada Anak di Cirebon
Foto ilustrasi. (Ant/R Rekotomo)

Metrotvnews.com, Cirebon: Kasus kekerasan seksual dengan korban anak-anak masih tinggi di Kabupaten Cirebon. Dari awal tahun hingga saat ini, Polres Cirebon mencatat ada 16 kasus kekerasan seksual.

Bahkan, dua korban yang menjadi korban pencabulan tersebut, dinyatakan hamil. Anak laki-laki pun turut menjadi korban. 

“Korban yang paling kecil, ada yang masih kelas satu SD,” kata Wakapolres Cirebon, Kompol Wadi Sa’bani, Sabtu, 3 Juni 2017. Dari sisi pelaku, yang paling tua berumur 52 tahun.

Dari seluruh kasus yang dilaporkan ke Polres Cirebon, pihaknya sedang menangani delapan kasus. Sedangkan delapan kasus lainnya, masih dilakukan penyelidikan dan pengejaran tersangka.

Wadi menjelaskan, ada beberapa modus yang dilakukan oleh para pelaku. Tiga modus yang sering digunakan, yaitu dengan memacari korban, memberikan iming-iming uang dan mencekoki dengan minuman keras.

“Tiga modus itu yang paling sering digunakan pelaku untuk menyetubuhi korban,” kata Wadi.

Maraknya kasus pencabulan anak juga membuat pihak kepolisian meminta komitmen dari Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk bersama-sama melakukan tindakan pencegahan. Karena menurutnya, kasus pencabulan ini hampir tersebar di seluruh wilayah hukumnya.

“TKP-nya hampir merata di Kabupaten Cirebon,” kata Wadi.

Para pelaku dijerat Pasal 81 dan 82 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Ancaman hukumannya minimal lima tahun maksimal 15 tahun,” kata Wadi.


(SAN)