Kades Diminta tak Ragu Gunakan Dana Desa

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Jumat, 25 Aug 2017 14:54 WIB
dana desa
Kades Diminta tak Ragu Gunakan Dana Desa
Sosialisasi Dana Desa di Bandung, MTVN - Octavianus

Metrotvnews.com, Bandung: Kepala desa diminta tak ragu menggunakan anggaran untuk membangun desa masing-masing. Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Setia Untung Arimuladi dalam sosialisasi Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) di Kabupaten Bandung, Jumat 25 Agustus 2017.

Sebanyak 5.312 kepala desa se-Jabar menghadiri pertemuan tersebut. Mereka mendapat pendampingan mengenai penggunaan dana desa.

"Dengan adanya pengawalan dari TP4D, diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat desa. Tak ada keraguan menyerap dana desa, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakatnya," ungkap Setia Untung.

Untung mengatakan besaran Dana Desa terus naik. Pada 2017, besarannya mencapai Rp60 triliun. Jabar mendapat jatah Dana Desa sebesar Rp4,6 triliun.

"Ini komitmen pemerintah untuk terus membangun sesuai dengan program nawacita yang menghendaki pembangunan dari Desa dan Daerah Pinggiran," tuturnya.

Dana Desa, lanjut Untung, memiliki fungsi strategis membangun dan menyejahterakan masyarakat desa. Ia pun mendorong kepala desa menggunakan anggaran secara akuntabel, efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Untung menilai, selama ini, pengawasan terhadap penggunaan Dana Desa masih lemah. Misalnya, penggunaan Dana Desa di luar priorotas.

"Masyarakat kurang dilibatkan dalam proses perencanaan dan pengawasan dana desa, pengeluaran dana desa tidak transparan, dan tidak dikukung dengan bukti yang memadai," jelasnya.

Untung menyebutkan, kelemahan pengelolaan dana desa lainnya yaitu mengenai pembangunan atau pengadaan barang dan jasa tidak sesuai spesifikasi atau RAB, proyek fiktif sehingga tidak ada pembangunan di desa. 

Dalam penggunaan dana desa juga dikhawatirkan adanya mark up oleh Kepala Desa dan atau aparat desa lain, penyelewengan dana desa untuk kepentingan pribadi Kepala Desa dan atau aparat desa lainnya

"Untuk itu, dibutuhkan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, adanya komitmen bersama untuk pengelolaan keuangan secara tertib dan akuntabel, dalam kerangka tersebut maka pendampingan dari TP4D dalam pengelolaan dana desa mempunyai peran sangat signifikan," pungkasnya.


(RRN)