Kepsek di Bandung Dibekuk atas Dugaan Pungli Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Jumat, 28 Jul 2017 10:28 WIB
pungutan liar
Kepsek di Bandung Dibekuk atas Dugaan Pungli Bernilai Ratusan Juta Rupiah
Ilustrasi pungutan liar, MTVN - M Rizal

Metrotvnews.com, Bandung: Seorang kepala SMA negeri di Kota Bandung, Jawa Barat, ditangkap atas dugaan pungutan liar. Diduga, kepala sekolah berinisial NK itu mengumpulkan uang ratusan juta rupiah dari pungutan liar.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus mengatakan NK terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis siang 27 Juli 2017. Saat ditangkap, NK berada di sekolah.

"NK, yang diketahui Kepala SMAN 27 Bandung diduga terkait dalam kasus tersebut," kata Yusri di Mapolda Jabar, Kamis 27 Juli 2017.

Kasus tersebut berkenaan dengan proses penerimaan siswa baru. NK menerima 79 siswa baru di luar jalur reguler. Puluhan siswa itu dapat bersekolah tanpa harus melalui jalur akademik dan nonakademik.

Syaratnya, setiap siswa menyetor uang Rp12 juta. Menurut Yusri, NK menyebutkan uang itu sebagai biaya pembangunan kelas baru berikut peralatan meja tulis dan biaya operasional per tahun.

"Total uang yg sdh terkumpul adalah sebesar Rp 194.600.000," terang Yusri.

NK juga diduga melakukan pungutan terhadap 10 siswa baru pindahan atau mutasi dari sekolah lain. Setiap siswa dikenakan dana partisipasi sebesar Rp5 juta hingga Rp7,5 juta.

"Dalam pungutan ini, uang yang terkumpul mencapai Rp60.500.000," lanjut Yusri.

Yusri mengatakan uang itu disimpan dalam brankas sekolah. Polisi menyita brankas sebagai barang bukti.

"Saat ini, tersangka NK ditahan dan diperiksa di Ditreskrimsus Polda Jabar," 

Menurutnya, ketika dilakukan penindakan operasi tangkap tangan diduga seluruh uang  hasil pungli tersebut tersimpan didalam brankas sekolah.

"Brankas tersebut, kini telah diamankan sebagai barang bukti. Hingga saat ini NK menjalani pemeriksaan di Polda Jabar," pungkasnya.


(RRN)