Gotas Resmi Dipecat

Ahmad Rofahan    •    Rabu, 31 May 2017 16:04 WIB
korupsi
Gotas Resmi Dipecat
Wakil Bupati (Wabup) Cirebon Tasiya Soemadi al Gotas --Antara--

Metrotvnews.com, Cirebon: Wakil Bupati Cirebon Tasiya Soemadi resmi diberhentikan dari jabatannya. Pemberhentian pria yang akrab disapa Gotas itu sesuai keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 132.32-3098 tahun 2017.

Surat pemberhentian itu diterima Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Surat juga sebagai jawaban pengajuan pemberhentian Gotas sebagai wakil bupati Cirebon.

“Setelah ada keputusan hukum tetap terkait pak Gotas, saya mengajukan surat pemberhentian wakil bupati kepada Gubernur. Kemarin, saya baru menerima surat keputusannya,” kata Sunjaya di Cirebon, Rabu 31 Mei 2017.

Sunjaya juga mengatakan, terbitnya surat keputusan dari Kemendagri itu sekaligus membantah isu bahwa dirinya menghambat proses pemberhentian Wabup. Ia berkila, pemberhentian seseorang harus ada proses yang harus dilalui. 

“Setelah saya menyerahkan surat kepada Gubernur. Tanggung jawab selanjutnya ada di Provinsi, bukan saya lagi,” ujar Sunjaya.

Dalam surat keputusan yang diterimanya, Gotas resmi diberhentikan menjadi wakil bupati Cirebon per 17 Mei 2017. Untuk menindaklanjuti turunnya surat keputusan ini, Sunjaya mengaku sudah berkomunikasi dengan Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, untuk segera melakukan tahapan Pergantian Antar Waktu (PAW) Wakil Bupati Cirebon.

“Saya sudah berkomunikasi dengan ketua DPRD, untuk segera melakukan tahapan tersebut,” kata Sunjaya.

Terkait nama-nama yang akan dicalonkan dalam pemilihan Wabup nanti, Sujaya menyerahkannya kepada partai pengusung. Pihaknya tinggal menunggu rekomendasi nama yang dicalonkan dan nantinya akan diserahkan kepada DPRD untuk dilakukan pemilihan.

“Dalam hal ini, saya serahkan semuanya kepada PDI Perjuangan sebagai partai pengusung. Untuk menentukan calon wabup yang akan dipilih,” kata Sunjaya.

Sebelum resmi diberhentikan menjadi wakil bupati Cirebon, Gotas pada Februari 2017, telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) karena melarikan diri dari kasus hukum yang menjeratnya. Hingga kini, sosok memiliki ciri khas kumis tebal ini, masih belum diketahui keberadaannya.


(ALB)