Obat Penenang Beredar di Kalangan Menengah ke Bawah

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Kamis, 28 Sep 2017 17:32 WIB
pil maut pcc
Obat Penenang Beredar di Kalangan Menengah ke Bawah
Konferensi pers penangkapan tersangka pengedar pil PCC di Makassar, MTVN - Andi Aan

Metrotvnews.com, Bandung: Polisi terus mendalami penyelidikan obat penenang jenis Paracetamol Cafein Carisoprodol (PCC) dan Examol atau X di seluruh wilayah Jawa Barat. Dugaan sementara menyebutkan kalangan menengah ke bawah yang mengonsumsi obat penenang yang memacu kecanduan tersebut.

"Kebanyakan kalangan menengah ke bawah, karena harganya tak semahal narkoba misalnya ekstasi," kata Wakil Direktorat Narkoba Polda Jabar AKBP Cahyo Utomo di Bandung, Jabar, Kamis 28 Septembe r2017.

Bukan tanpa alasan Cahyo bertutur demikian. Pernyataan itu sesuai dengan hasil penyelidikan polisi di beberapa lokasi.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan polisi bekerja sama dengan Balai Pengawasan Obat-Obatan dan Makanan (BBPOM) terkait distribusi obat terlarang. Bukan hanya PCC, polisi juga menyelidiki obat-obat lain.

"Tidak hanya pil PCC tapi bahan baku untuk obat penenang ini kita selidiki, apabila memang ada yang menyediakan tentunya Reserse Narkoba akan melakukan penindakan. Oleh sebab itu pengembangan terus dilakukan," ungkap Yusri.

Yusri menerangkan, melakukan tindakan preventif untuk menanggulangi masuknya obat penenang ke generasi muda. Polisi menggelar penyuluhan kepada siswa di sekolah dan anak jalanan.

"Ini wujud antisipasi, penggunaan narkoba di kalangan anak - anak terutama remaja," ucapnya.

Sebelumnya, kasus penggunaan obat penenang terjadi di wilayah Tasikmalaya beberapa waktu lalu 12 orang anak dibawah umur mengkonsumsi pil Eximer. Empat di antara mereka mengalami masa kritis dan menjalani perawatan di RSUD Tasikmalaya.



(RRN)