Saat Membunuh, Anggota Geng Motor dalam Pengaruh Alkohol

Ahmad Rofahan    •    Sabtu, 03 Sep 2016 12:33 WIB
pembunuhan
Saat Membunuh, Anggota Geng Motor dalam Pengaruh Alkohol
Ilustrasi. Foto: Antara/Arif Firmansyah

Metrotvnews.com, Cirebon: Kapolresta Cirebon AKBP Indra Jafar menyebutkan delapan pelaku pengeroyokan dan pemerkosaan hingga meninggal pasangan kekasih, MR dan V, dalam pengaruh minuman beralkohol.

“Ini menjadi catatan kami untuk mengintensifkan pemberantasan minuman keras dan obat-obatan terlarang," kata Indra, di Cirebon, Jumat (2/9/2016).

Selain itu, para pelaku juga terbukti membawa batu, balok kayu, bambu, dan samurai saat mengejar korban. Sejumlah peralatan itu sudah disita polisi untuk dijadikan barang bukti.

“Kami akan menyelidiki lebih dalam dari sejumlah alat bukti itu," kata Indra.

Indra memuji kinerja anggotanya yang jeli memecahkan kasus pembunuhan ini. Apalagi sebelumnya kedua korban dinggap sebagai korban kecelakaan lalu lintas. “Saya apresiasai kejelian anggota saya," ujarnya.

Polresta Cirebon membutuhkan tiga hari untuk memastikan kejadian itu merupakan pembunuhan. Selain kecurigaan salah satu orang tua korban, dugaan pembunuhan juga diperkuat dengan adanya laporan dari rekan korban yang pada saat kejadian sedang bersama.

“Kita dapatkan informasi yang cukup penting dari rekan korban, sehingga kasus ini terungkap,” kata Indra.

Sebelas anggota geng motor membunuh MR, 16, dan V, 16, pada Sabtu 27 Agustus. Pembunuhan bermula saat MR dan pacarnya sedang mengendarai sepeda motor melintasi SMPN 11 Kalitanjung Kota Cirebon. Di sana keduanya dilempar batu dan dikejar para pelaku. 

Nahas, korban berhasil dipepet dan dipukul menggunakan kayu di Flyover Talun, Kabupaten Cirebon. MR dibunuh dan V diperkosa lalu dibunuh. 

Dari hasil pengembangan, Satuan Narkoba Polresta Cirebon membekuk delapan pelaku pembunuhan di Jalan Perjuangan Majasem, Kampung Situgangga, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Sedangkan ketiga pelaku lainnya masih buron.


(UWA)