Tersangka Pembunuhan di Bekasi Sakit Hati Sering Dihina

Siti Yona Hukmana    •    Jumat, 16 Nov 2018 21:50 WIB
Pembunuhan di Bekasi
Tersangka Pembunuhan di Bekasi Sakit Hati Sering Dihina
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat (kedua dari kiri) berdampingan dengan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono . Medcom.id/ Siti Yona

Jakarta: Tersangka pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat, HS mengaku sering dihina oleh korban Diperum Nainggolan dan Maya Ambarita. 

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat mengakan HS sakit hati lantaran hinaan yang dilontarkan oleh pasangan suami istri tersebut. Sehingga akhirnya membuat pelaku membalas dendam pada para korban.

"Pelaku sering dihina, dibilang tidak berguna dan lainnya," kata Wahyu di Jakarta Selatan, Jumat, 16 November 2018.

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menambahkan tersangka juga sering mendapatkan kekerasan. Kekerasan tersebut dilakukan oleh Diperum dan Maya.

"Secara fisik ya ditendang, membangunkannya dengan kaki. Itu informasi dari tersangka," beber Argo.

Seperti diketahui pasangan suami isteri itu dibunuh menggunakan linggis yang terdapat di rumah korban. Sementara kedua anak Diperum dan Maya yakni Sarah Nainggolan dan Arya Nainggolan ikut dibunuh lantaran mengetahui aksi pembunuhan tersebut. 

"Karena anak itu bertanya, kenapa membunuh orang tuanya. Kemungkinan kedua anak dibunuh dengan dicekik," tambah Wahyu 
 
Lebih lanjut, Argo mengatakan HS diketahui memang dianggap anak nakal oleh keluarga di Pekanbaru. Sehingga menurut Argo bukan hal yang tidak wajar bila HS tega melakukan pembunuhan. 


(SCI)