Mabes Polri Ambil Alih Pengejaran Penembak Dua Polisi

P Aditya Prakasa    •    Rabu, 29 Aug 2018 16:09 WIB
penembakan polisi
Mabes Polri Ambil Alih Pengejaran Penembak Dua Polisi
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Bandung: Hingga saat ini polisi masih terus memburu tiga penembak dua anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jawa Barat di tol Kanci-Pejagan, Jumat 24 Agustus 2018 lalu. Polda Jawa Barat berkerja sama dengan Polda Jawa Tengah untuk memburu pelaku.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Kombes Umar Surya Fana mengatakan, kasus penembakan terhadap Ipda Dodon dan Aiptu Widi telah diambil alih Mabes Polri.

"Sekarang Mabes Polri yang memimpin, dan melibatkan dua Polda yakni Jabar dan Jateng," kata Umar saat dikonfirmasi, Rabu, 29 Agustus 2018.

Umar menjelaskan, polisi juga membentuk tim gabungan, yaitu dari Densus 88 Antiteror dan penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Barat. Namun Umar belum bisa memastikan jika para pelaku adalah teroris.

"Ke Mabes Polri saja kalau soal itu," jelas Umar.

Selain itu, kata Umar, pihaknya masih memastikan keberadaan para pelaku. Menurut informasi yang dihimpun, pelaku masih berada di wilayah Cirebon dan Brebes.

"Diperkirakan masih di sekitar situ ya, sehingga dua Polda dilibatkan dalam pengejaran kepada para pelaku," ungkap Umar.

Sebelumnya, Ipda Dodon Kusdianto, salah satu polisi yang ditembak, akhirnya meninggal dunia. Jenazah Dodon dimakaman di kampung halamannya di Desa Kebarepan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon.

Pemakaman dilakukan dengan upacara kedinasan yang dipimpin Kapolres Cirebon AKB Suhermanto di permakaman desa setempat.

Suhermanto menyatakan dua anggota PJR yang ditembak di ruas Tol Kanci-Pejagan sudah mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat. "Kenaikan pangkat dilakukan berdasarkan keputusan dari Kapolri," ungkapnya.

Soal kondisi Ipda Widi Harjan, Kapolres mengatakan sudah stabil. Dua peluru yang bersarang di tangan dan dadanya sudah diangkat.


(DEN)