Baru 8,5 Persen Lahan untuk Dua Bendungan di Bogor Dibebaskan

Mulvi Muhammad Noor    •    Rabu, 19 Jul 2017 12:17 WIB
bendungan
Baru 8,5 Persen Lahan untuk Dua Bendungan di Bogor Dibebaskan
Penyerahan ganti rugi untuk lahan yang dibebaskan di sekitar Bendungan Ciawi, Kabupaten Bogor, MTVN - Mulvi

Metrotvnews.com, Bogor: Pemerintah berencana membangun dua bendungan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, di lahan seluas 135,98 hektare. Namun baru 8,5 persen lahan yang dibebaskan.

Bendungan berlokasi di Kecamatan Megamendung dan Cisarua. Fungsi bendungan yaitu mengendalikan banjir di Ibu Kota.

Pembebasan lahan dilakukan pada 31 bidang tanah seluas 1,04 Hektare di Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung, pada Selasa sore 18 Juli 2017. Anggaran pembebasan lahan yaitu Rp8,023 miliar.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC), Teuku Iskandar menargetkan pembebasan lahan tuntas pada akhir 2017. Proses pembebasan berlangsung bertahap.

"Saat ini proses verifikasi dan musyawarah bersama masyarakat selesai. Hal serupa (pembayaran ganti rugi) akan kembali kami lakukan pada Agustus dan September," ujar Iskandar di lokasi pembayaran ganti rugi di Aula Kantor Kecamatan Megamendung.

Iskandar menambahkan, pembebasan lahan untuk Bendungan Sukamahi merupakan kali kedua. Sebelumnya, pembebasan dilakukan terhadap 75 bidang tanah di Desa Sukakarya dengan luas 4,5 Hektare, Rabu 21 Juni. 

Sama halnya dengan Bendungan Sukamahi, BBWSCC juga telah membebaskan lahan untuk Bendungan Ciawi dalam dua kali tahapan.  Jumlahnya 103 bidang dengan total lahan seluas 6,02 hektare. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Kartiwa menjelaskan, pengerjaan konstruksi bendungan dilakukan secara pararel di lahan-lahan yang sudah dibebaskan. Ia pun memastikan, pengerjaan konstruksi dilakukan 2017. 

"Begitu selesai dibebaskan, nanti sebagian langsung pengerjaan konstruksi. Jadi, pembangunannya dilakukan pararel, beriringan dengan pembebasan lahan," kata Iwa Kartiwa. 

Iwa menegaskan, Pemprov Jabar memandang pembangunan Bendungan Ciawi dan Sukamahi merupakan proyek penting untuk meminimalisir banjir Sungai Ciliwung di DKI Jakarta. Oleh karenanya, Pemprov Jabar mendukung penuh upaya percepatan realisasi pembangunannya. 

Pembangunan Bendung Ciawi dan Sukamahi telah diwacanakan sejak Presiden Joko Widodo masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Proyek ini disebut-sebut bisa mengurangi potensi banjir di Jakarta, meski persentasenya tak lebih dari 10 persen.  

Bendung Ciawi akan dibangun seluas  89,43 hektare di atas 899 bidang tanah yang tersebar di desa Cipayung, Desa Gadog, Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung dan Desa Kopo di Kecamatan Cisarua. Sementara Sementara Bendungan Sukamahi akan dibangun di atas 620 bidang tanah seluas 46,56 hektare di Desa Sukamahi, Gadog, Sukamaju, dan Sukakarya, Kecamatan Megamedung. 


(RRN)