Tahun Ini, Kota Bandung Targetkan 1.000 Wirausaha Baru

Roni Kurniawan    •    Selasa, 08 Aug 2017 12:56 WIB
kota bandungkerja bersama
Tahun Ini, Kota Bandung Targetkan 1.000 Wirausaha Baru
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Bandung: Pemerintah Kota Bandung terus berupaya meningkatkan jumlah pelaku usaha mikro kecil. Bahkan, Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Diskop UMKM) Kota Bandung menargetkan 1.000 wirausaha baru tahun ini sebagai upaya mengembangkan industri kreatif.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung Priana Wirasaputra menjelaskan, pihaknya membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin memiliki usaha baru. Dengan cara itu, pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung diyakini akan meningkat seiring munculnya industri kreatif baru.

"Ada banyak bidang, di antaranya kuliner, handcraft, dan fashion. Tapi, kebanyakannya kuliner. Pesertanya pun didominasi perempuan," kata Priana di Bandung, Jawa Barat, Selasa 8 Agustus 2017.

Priana mengatakan, pihaknya akan memberikan pendidikan dan pelatihan kepada calon wirausaha baru berdasarkan minat masing-masing. Pendampingan juga bakal diberikan kepada wirausaha baru hingga benar-benar memasuki dunia usaha dan siap untuk bersaing.

"Kita juga berikan pelatihan mental. Daya saing usaha yang sehat tentu harus diberi pendampingan, agar betul-betul siap," tutur dia.

Proses tersebut pun diakui Priana akan dilakukan di seluruh kecamatan di Kota Bandung. Sehingga, pertumbuhan wirausaha baru merata dan tak hanya berada di pusat kota saja.

"Seperti di Binong, kan ada sentra rajut. Terus di Cibaduyut ada sepatu juga. Di Cigondewah ada industri pakaian. Kuliner juga sekarang sudah banyak, hampir di seluruh wilayah. Kita mengadakan pelatihan itu di seluruh kecamatan, jadi sudah merata," urainya.

Meski berbagai industri sudah menjamur, namun Priana menilai masih kurang. Terlebih, Kota Bandung adalah salah satu tujuan wistawan setiap akhir pekan atau memasuki musim libur panjang.

"Berdasarkan data dari Disbudpar, setiap tahun sebanyak 7 juta wisatawan datang ke Bandung. Itu bisa menjadi celah buat pelaku usaha yang mempunyai industri kreatif untuk menikmati keuntungan. Jadi, jangan hanya di mall saja," tandasnya.


(NIN)