Pemkot Fokus Perawatan Pasien Kecelakaan Maut Tanjakan Emen

Farhan Dwitama    •    Minggu, 11 Feb 2018 19:03 WIB
kecelakaan lalu lintas
Pemkot Fokus Perawatan Pasien Kecelakaan Maut Tanjakan Emen
Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany Wakil Walikota Tangsel bersama Dirut PT Jasa Raharja saat konprensi pers, Minggu 11 Februari 2018.

Tangerang: Pemerintah Kota Tangerang Selatan saat ini fokus terhadap 15 pasien korban tanjakan Emen, Subang yang dirawat di RSUD Tangsel. Saat ini, seluruh korban kecelakaan tanjakan Emen yang mengalami luka dan meninggal sudah kembali ke Tangerang Selatan. Hanya satu balita Elmira, 3 yang masih dalam penanganan intensif RSU Subang.

"Kami fokus pada perawatan korban luka yang saat ini dirawat di RSUD,” kata Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Minggu, 11 Februari 2018 di RSUD Tangsel.

Saat ini, seluruh korban luka dan meninggal sudah berada di Tangerang Selatan. 15 pasien luka mendapat perawatan di RSUD Tangsel, sementara 26 orang yang meninggal juga sudah dimakamkan, di antaranya 18 dimakamkan massal dan sebagian lainnya dimakamkan oleh keluarga.

Menurut Airin korban kecelakaan itu, adalah bagian dari rombongan anggota Koperasi simpan pinjam (KSP) permata di Pisangan. Mereka berniat melakukan Rapat Anggota tahunan (RAT) di wilayah Lembang, Jawa Barat. 

Menurutnya, tiga bus rombongan yang berisi 151 orang itu tidak seluruhnya anggota Koperasi namun terdapat warga lainnya. 

"Ada kader Posyandu dan lainnya karena di Tangsel erat sekali keguyupannya mereka sekalian rekreasi," kata Airin.

Menurutnya bus yang mengalami kecelakaan adalah rombongan bus yang pertama. Bus tersebut, diketahui berisi 51 orang penumpang, yang didominasi wanita.

"Usai rapat anggota di Lembang mereka berangkat lagi ke Ciater kebetulan bus pertama yang penumpangnya banyak daripada bus lainnya,belum sampai tujuan mereka mengalami kecelakaan," kata Airin.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menambahkan, Koperasi Permata merupakan koperasi yang terdaftar dan catatannya baik di bawah pembinaan Dinas Koperasi Tangsel.

Menurutnya, Rapat Anggota Tahunan yang digelar adalah kegiatan rutin dilaksanakan hanya saja baru pertama kali menggelar di luar Kota.

"Rapat rutin dan berpindah pindah tempat baru kali ini di luar Tangsel," kata dia.



(ALB)