Jalur Puncak Steril dari Kendaraan Berat saat Lebaran

Rizky Dewantara    •    Senin, 19 Mar 2018 12:27 WIB
Mudik Lebaran 2018
Jalur Puncak Steril dari Kendaraan Berat saat Lebaran
Suasana jalan pascapenutupan jalur wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/2/2018). (ANT/Yulius Satria Wijaya)

Bogor: Satuan Lalu Lintas Polres Bogor menyarankan kendaraan bus dan truk tidak melintas jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, saat Lebaran, Juni mendatang. Bus dan truk tujuan Cianjur diarahkan menggunakan jalur alternatif Jonggol atau Sukabumi.

Kasatlantas Polres Bogor Ajun Komisaris Hasby Ristama mengungkapkan kendaraan besar seperti bus dan truk di atas 10 ton dilarang melintas jalur Puncak setelah longsor beberapa waktu lalu. Kendaraan yang boleh melintas hanya kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua. 

“Meski pengerjaan perbaikan jalur longsor telah selesai. Kami tetap sarankan agar kendaraan besar tidak melintas jalur Puncak. Penutupan dilakukan hingga musim libur Lebaran Juni mendatang,” kata Hasby, saat dihubungi Medcom.id, di Bogor, Jawa Barat, Senin, 19 Maret 2018.

Dijelaskan Hasby, kendaraan bertonase besar dari arah Jakarta menuju Cianjur dan sebaliknya tetap diarahkan melintasi jalur alternatif Jonggol dengan jarak sekitar 86 kilometer dan dapat ditempuh sekitar 1,5 jam.

Hasby juga memprediksi volume kendaraan pada saat Lebaran naik dengan rata-rata di atas 40 ribu kendaraan. Adanya pelarangan kendaraan bertonase besar melintasi jalur Puncak dapat mengurangi kepadatan lalu lintas dan kecelakaan.

Saat ini, lanjut Hasby, jalur Puncak Bogor masih memberlakukan pembatasan kendaraan yang melintas di jalur tersebut.

Sambung dia, kendaraan yang diperbolehkan melintas pada jalur tersebut hanya kendaraan roda dua, roda empat, bus ukuran 4/3, dan kendaraan pikap.

"Truk dan bus salah satu penyebab terjadinya antrean kendaraan. Jalur Puncak Bogor cenderung menanjak dan turunan, adanya kendaraan besar dapat memperlambat kecepatan kendaraan yang melintasi jalur tersebut,” tuntas Hasby.



(LDS)