42 Desa di Kabupaten Cirebon Rawan Banjir

Ahmad Rofahan    •    Selasa, 10 Oct 2017 12:40 WIB
banjirlongsorbencana banjir
42 Desa di Kabupaten Cirebon Rawan Banjir
ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Cirebon: Sebanyak 42 desa di Kabupaten Cirebon Jawa Barat, masuk dalam kategori wilayah rawan banjir. Sehingga menjelang masuknya musim penghujan ini, BPBD Kabupaten Cirebon, sudah mulai berkoordinasi dengan desa dan kecamatan untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam.

Eman Sulaeman, Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon mengatakan, penyebab banjir yang terjadi di Cirebon, lebih banyak dikarenakan pendangkalan sungai dan jebolnya tanggul penahan. Kondisi tersebut membuat air meluber hingga ke pemukiman penduduk.

"Ada juga yang karena jembatannya terlalu pendek, sehingga membuat sumbatan yang dihasilkan dari sampah," kata Eman.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, sejumlah perbaikan sudah dilakukan. Diantaranya adalah  pengerukan sungai dan pembenahan tanggul yang mengalami kerusakan. Pembenahan teraebut sudah dilakukan beberapa bulan yang lalu.

"Pengerukan sungai dan pembenahan beberapa tanggul sudah dilakukan," kata Eman.

Selain rawan banjir, enam kecamatan di Kabupaten Cirebon juga masuk dalam wilayah rawan longsor. Selain dikarenakan tanah tebing yang labil, longsor di Kabupaten Cirebon juga dikarenakan abrasi sungai.

Untuk mengantisipasi adanya korban jiwa, BPBD juga sudah memasang sejumlah papan peringatan di titik-titik rawan longsor. Eman juga menginformasikan peringatan tersebut melalui media-media yang ada di Cirebon.

"Salah satunya peringatan untuk tidak membangun di tanah rawan longsor," ujar Eman.


(ALB)