Kriminalitas di Depok Menurun, Kasus Narkoba Meningkat

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Sabtu, 29 Dec 2018 17:36 WIB
kriminalitas jalanan
Kriminalitas di Depok Menurun, Kasus Narkoba Meningkat
Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sughiarto.

Depok: Angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Depok pada 2018 menurun. Menurunnya tindak kriminalitas tak terlepas dari peran serta TNI, Pemerintah daerah dan masyarakat. 

"Kami rutin melakukan operasi gabungan bersama TNI dari Kodim 0508 dibantu Satpol PP khususnya pada malam-malam tertentu yang dianggap berpotensi terjadinya tindak pidana,” kata Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sughiarto, Sabtu, 29 Desember 2018. 

Didik merinci, sepanjang 2018, Polresta Depok menerima 2.054 laporan tindak pidana. Jumlah itu menurun dibandingkan tahun 2017, sebanyak 2.777 kasus.

Adapun kejadian kriminal yang terjadi pada tahun ini, jumlah kasus yang berhasil diungkap ada sebanyak 1.752 kasus dengan barang bukti yang disita 7 buah senjata tajam, 37 pomsel, 922 botol minuman keras, dan uang tunai Rp 19.648.500. 

Polisi juga menyita sembilan unit motor dan satu unit mobil hasil tindak pidana kriminal umum. sedangkan sisanya telah dilimpahkan ke pengadilan karena proses sidang.

"Empat kasus yang paling sering terjadi adalah pencurian dengan kekeran, pencurian dengan pemberatan, curanmor dan pencurian biasa. Umumnya kejahatan jalanan dan tawuran antar remaja,” bebernya.

Sementara itu, untuk masalah penyalahgunaan narkoba di tahun 2018 diakuinya mengalami peningkatan dengan jumlah perkara sebanyak 340 kasus.

"Tahun 2017 lalu, ada sekitar 330 kasus narkoba. Tahun ini meningkat baik dari segi kuantitas maupun kualitas sekitar 1,7 persen," bebernya.

Namun, Didik menegaskan angka kejahatan tersebut dapat ditekan berkat adanya sinergitas yang cukup tinggi antar aparat dan pemerintah daerah serta masyarakat yang sadar hukum. 

Didik menuturkan guna menekan berbagai kejahatan di Kota Depok pihaknya bersama Pemerintah Kota dan TNI sedang mengupayakan pengadaan ruang data atau Depok City Operation Room pada 2019 mendatang.

Ruangan tersebut nantinya berfungsi untuk memantau sejumlah kamera CCTV yang disebar hampir di sejumlah titik rawan kejahatan.

"Kita sudah berkoordinasi, untuk pemasangan CCTV nanti kita rekomendasikan beberapa wilayah yang terpantau sering terjadi aksi kejahatan," pungkasnya.


(ALB)