Guru Olahraga Tewas Dikeroyok karena Bersenggolan Motor

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Selasa, 27 Sep 2016 17:09 WIB
kekerasan
Guru Olahraga Tewas Dikeroyok karena Bersenggolan Motor
Rekonstruksi pengeroyokan yang menewaskan seorang guru olahraga di Bandung, MTVN - Octavianus

Metrotvnews.com, Bandung: Polrestabes Bandung, Jawa Barat, menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang guru pada Agustus lalu. Rekonstruksi mengungkap 35 adegan.

Baca: Guru Olahraga Tewas Dikeroyok Orang tak Dikenal

Dua pelaku dan empat saksi dihadirkan dalam rekonstruksi pengeroyokan yang menewaskan guru olahraga Yayasan Atikan Sunda (YAS) Tatang Wiganda. Rekonstruksi berlangsung di Mapolrestabes.

Berbagai adegan menunjukkan korban melawan para pengeroyok di sekitar Terminal Cicaheum. Korban sempat kabur. Namun saat berada di Jalan AH Nasution, seorang pelaku menyabetkan senjata tajam sehingga korban roboh.

Kapolsek Kiaracondong Kompol Asral Bakar  menegaskan pelaku dan korban tak saling kenal. Pembunuhan terjadi karena korban dan pelaku bersenggolan saat berada di Terminal Cicaheum.

"Motifnya pelaku tak terima sepeda motornya bersenggolan dengan korban," kata Asral usai rekonstruksi.

Warga setempat sempat melarikan korban ke RS Santo Yusup Bandung. Namun nyawanya tak tertolong.

Asral mengatakan hasil rekonstruksi akan melengkapi berkas penyidikan tahap pertama. Berkas itu akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Bandung.

Selain itu, kata Asral, polisi tengah mengejar seorang pelaku lain. Pelaku tersebut kabur setelah pengeroyokan.



(RRN)