Pemprov Sumsel Butuh Waktu Pertimbangkan Kenaikan Besaran UMP 2018

Alwi Alim    •    Jumat, 27 Oct 2017 14:01 WIB
ump
Pemprov Sumsel Butuh Waktu Pertimbangkan Kenaikan Besaran UMP 2018
Ilustrasi upah, MTVN - M Rizal

Metrotvnews.com, Palembang: Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri menetapkan upah minimum provinsi (UMP) naik sebesar 8,7 persen. Namun Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan penetapan itu untuk UMP 2018.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumsel, Dewi Indriyati, mengatakan penetapan UMP disampaikan pada awal November 2018. Besaran UMP disesuaikan dengan pertumbuhan ekonomi dan inflasi daerah.

"Kami akan meminta data terlebih dahulu ke Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel sebelum menetapkan UMP," kata Dewi di Palembang, Jumat 27 Oktober 2017.

Dewi mengatakan perumusan UMP harus sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 dan persetujuan Gubernur Sumsel. Meski tak mudah menetapkan UMP, Dewi optimistis UMP baru berlaku pada 1 Januari 2018.

Menurut Dewi, UMP Sumsel 2018 bakal naik dibanding sebelumnya. Pada 2017, UMP Sumsel yaitu Rp2.388.000 per bulan.

"Untuk 2018, kami belum tahu kisarannya tapi yang jelas akan meningkat," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Sumsel, Yos Sudarso mengatakan pertumbuhan ekonomi di Sumsel meningkat sebesar 5,19 persen. Pertumbuhan itu dipakai sejak Januari hingga Juni 2017.

"Pertumbuhan ekonomi ini ditopang dari sektor pertanian, perdagangan, perindustri, kontruksi dan perkebunan," katanya.

Yos memprediksi pertumbuhan ekonomi pada 2018 lebih tinggo. Sebab pertumbuhan dari sektor bergerak dan even internasional Asian Games 2018.

"Kami belum menghitungnya tapi pasti akan meningkat pesat," ujar Dewi.


(RRN)