Jokowi Terus Mendorong Pembangunan Indonesia Lewat Wirausaha

Roni Kurniawan    •    Senin, 18 Dec 2017 10:52 WIB
wirausaha
Jokowi Terus Mendorong Pembangunan Indonesia Lewat Wirausaha
Kepala Staf Kepresidenan RI Teten Masduki di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/10/2017). Foto: Antara/Rosa Panggabean

Bandung: Presiden Joko Widodo mendorong pembangunan Indonesia melalui wirausaha. Dengan begitu dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Peran wirausahawan dalam pembangunan Indonesia sangat penting. Selain memiliki andil dalam penciptaan lapangan kerja, para wirausahawan juga turut memberikan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi melalui bidang usahanya masing-masing," kata Kepala Staf Kepresidenan  Teten Masduki melalui keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Senin, 18 Desember 2017.

Sayangnya, jumlah wirausahawan di Indonesia masih tergolong kecil. Data Kementerian Koperasi dan UKM menyebut jumlah wirausahawan pada 2017 baru mencapai 3,31% dari jumlah penduduk Indonesia.

Sementara standar Bank Dunia adalah sebesar 4%. "Jumlah wirausahawan Indonesia juga lebih kecil dari Singapura, Malaysia, dan Thailand, serta tidak berbeda jauh dengan Vietnam," tutur Teten.

Maka dari itu, Jokowi terus mendorong supaya lahir lebih banyak lagi wirausaha. Hari ini, Jokowi berbicara di depan sekitar 1.000 kaum milenial di acara Entrepreneurs Wanted.

Acara itu bertemakan Wirausahawan Terbaik Berbagi untuk Penerus Republik di Sasana Budaya Ganessa (Sabuga) ITB, Jalan Taman Sari, Kota Bandung. 

Acara itu dihadiri ribuan peserta dari mahasiswa dan pelajar di Bandung. Jokowi datang didampingi oleh Teten Masduki, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Hadir pula dua pengusaha muda sekaligus pembicara pada EW 2017 yakni William Tanuwijaya, CEO dan Pendiri Tokopedia serta Andi Taufan Garuda Putra, CEO dan Pendiri Amartha.




(REN)