Deddy Mizwar Ingin Degung Dikolaborasikan dengan Seni Modern

Jaenal Mutakin    •    Sabtu, 04 Nov 2017 18:12 WIB
kesenian sunda
Deddy Mizwar Ingin Degung Dikolaborasikan dengan Seni Modern
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar saat membuka festival seni degung tingkat SMA/SMK se-Jabar di Gedung Rumentang Siang, Bandung -- MTVN/Jaenal Mutakin

Metrotvnews.com, Bandung: Seni degung klasik di Jawa Barat diharapkan bisa berkolaborasi dengan seni modern yang mengedepankan sentuhan krearifitas dan teknologi. Sehingga, bisa mengembangkan kesenian khas Tanah Pasundan tersebut.

"Kolaborasi kreatif antara degung klasik dengan seni modern bisa menjadi jalan tengah bagi pengembangan seni degung, sehingga dapat menjadi karya seni pertunjukan yang menarik," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar saat membuka festival seni degung tingkat SMA/SMK se-Jabar di Gedung Rumentang Siang, Bandung, Sabtu 4 November 2017.

Menurut Deddy, seni degung mengalami masa keemasan pada 1950-1960. Saat itu, gamelan khas Sunda tersebut selalu tampi pada setiap perayaan, baik di pemerintahan maupun masyarakat.

Seniman sunda yang memiliki andil besar dalam perjalanan seni degung adalah Raden Arya Adipati Wiranatakusuma VI yang saat itu menjabat sebagai Bupati Bandung. "Lalu muncul tokoh-tokoh populer lainnya, seperti Encar Carmedi dan Djuju Sain," lanjutya.

Keprihatinan Deddy muncul seiring berkembangnya musik modern. Seni degung mulai meredup karena jarang ditampilkan di panggung rakyat.

"Tapi, hari ini saya melihat semangat generasi muda memainkan degung. Ini menunjukan adanya upaya melestarikan seni degung di kalangan generasi muda," ujarnya.

Kepala Balai Pengelolaan Taman Budaya Jabar Denny Yusuf menambahkan, festival seni degung tingkat SMA/SMK se-Jabar digelar dalam upaya melestarikan seni degung. "Ini juga untuk menghidupkan kembali seni degung di seluruh lapisan masyarakat," kata dia.


(NIN)