Puluhan Rumah di Indramayu Diterjang Angin Puting Beliung

Ahmad Rofahan    •    Minggu, 10 Dec 2017 12:34 WIB
puting beliung
Puluhan Rumah di Indramayu Diterjang Angin Puting Beliung
Bencana yang terjadi Sabtu, 9 Desember 2017, sore, di Kecamatan Gabuswetan, Slyeg dan Terisi menyebabkan 18 rumah rusak berat dan sedang serta puluhan lainnya rusak ringan. Foto: Medcom.id/Ahmad Rofahan.

Indramayu: Puluhan rumah di tiga kecamatan di Kabupaten Indramayu rusak berat dan ringan disap angina puting beliung. Bencana yang terjadi Sabtu, 9 Desember 2017, sore, tepatnya terjadi di Kecamatan Gabuswetan, Slyeg dan Terisi.

“Kejadiannya sore hari, angin puting beliung menerjang tiga kecamatan secara beruntun,” kata Saptaji Aminudin, Kasi Logistik BPBD Kabupaten Indramayu, Minggu 10 Desember 2017.

Dari laporan yang diterima oleh BPBD Indramyau, rumah yang mengalami kerusakan berat dan sedang mencapai 18 rumah. Selain rumah, angin puting beliung disertai hujan ini juga merobohkan sejumlah pohon dan tiang listrik.

“Data yang sudah kita terima, 14 rumah di Desa Rancamulya mengalami kerusakan, sedangkan di Desa Sekarmulya, dilaporkan ada empat rumah warga yang mengalami kerusakan. Kami masih menunggu informasi lainnya,” kata Saptaji.


Selain rumah, angin puting beliung disertai hujan ini juga merobohkan sejumlah pohon dan tiang listrik. Foto: Medcom.id/Ahmad Rofahan


Beberapa rumah warga mengalami kerusakan seperti genteng dan asbes yang berterbangan dan juga rusak karena tertimpa pohon yang berada di sekitarnya. Untuk rumah warga yang mengalami rusak ringan, pasca-kejadian langsung dilakukan perbaikan secara swadaya.

“ Untuk yang rusaknya ringan, sudah langsung diperbiki,” kata Saptaji.

Belum diketahui jumlah kerugian yang diakibatkan akibat bencana ini. Saptaji mengatakan, pihaknya sedang menerjunkan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) dan Bidang Rekontruksi dan Rehabilitasi BPBD Kabupaten Indramayu untuk kembali mendata kerugian dari musibah ini.

Saptaji juga memastikan, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” kata Saptaji.

Ia juga mengingatkan warga yang di sekitar rumahnya memiliki pohon yang sudah cukup tua, untuk segera dilakukan penebangan. Karena kondisi pohon tersebut cukup membahayakan jika angin puting beliung kembali menerjang.


(SUR)