Pilgub Jabar tanpa Calon Independen

Roni Kurniawan    •    Senin, 27 Nov 2017 16:47 WIB
pilgub jabar 2018
Pilgub Jabar tanpa Calon Independen
Petugas mengumpulkan berkas pendaftaran saat simulasi penerimaan dan pendaftaran pasangan bakal calon jalur perseorangan Pemilu Gubernur Jawa Barat 2018 di Kantor Komisi Pemilihan umum (KPU) Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/11) - ANT/Novrian Ar

Bandung: Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018 dipastikan tidak akan diikuti oleh pasangan calon dari jalur perseorangan atau independen. Hingga penutupan pendaftaran, Minggu, 26 November 2017 tidak ada satu pun kandidat yang memenuhi persyaratan.

Komisioner KPU Jawa Barat Endun Abdul Haq, mengungkapkan terdapat lima pasangan kandidat yang melakukan pendaftaran melalui jalur independen. Tetapi, kelimanya ditolak lantaran tidak melengkapi berkas persyaratan. 

"Dengan demikian, KPU Jawa Barat tadi malam langsung melaksanakan pleno, bahwa untuk Pilgub Jawa Barat 2018 tidak ada calon perseorangan," ujar Endun di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Senin, 27 November 2017.

Endun mengatakan, mayoritas kandidat calon independen tidak membawa berkas dukungan sebanyak 2.132.470 lembar fotokopi KTP. Syarat itu harus dipenuhi untuk melanjutkan ke porses verifikasi. 

"KPU sendiri mendesain bagi calon yang akan menempuh jalur perseorangan memang harus meng-input nama-nama pendukung melalui silon. Namun sampai batas akhir, mereka tidak melampirkan berkas persyaratan tersebut," beber Endun.

Kelima calon independen tersebut yakni pasangan Eggi Sudjana-Ade Subarkah; Asep Syaripudin-Dadang Suherman; Jajang Suherman-Mohammad Teguh; Daday Hudaya-Valentino Dinsi; dan Faizal Multazam-Nurwendah.

Endun mengungkapkan, kelima pasangan tersebut sebelumnya mengklaim memiliki dukungan lebih dari 2,1 juta fotokopi KTP. Akan tetapi, sejak dibukanya pendaftaran pada 22 hingga 26 November, tidak ada satu pung pasangan calon independen menyerahkan berkas tersebut. 

Terkait tidak adanya kandidat dari jalur perseorangan, Endun menduga hal itu karena beratnya persyaratan untuk mengumpulkan lebih dari 2,1 juta dukungan. Namun, dia memastikan KPU sudah melakukan sosialisasi sejak jauh hari.  

"Upaya KPU Jawa Barat untuk mempublikasikan (persyaratan jalur perseorangan) secara luas kami merasa sudah maksimal," pungkas Endun.
 


(REN)