Bima Arya Pastikan tak Ada Penganiayaan dan Pembakaran Angkot

Renatha Swasty    •    Selasa, 21 Mar 2017 04:01 WIB
ojek online
Bima Arya Pastikan tak Ada Penganiayaan dan Pembakaran Angkot
Polisi megamankan bentrok antara sopir angkot dan ojek online di Bogor - MTVN/Mulvi Muhammad Noor,

Metrotvnews.com, Bogor: Wali Kota Bogor Bima Arya memastikan wilayahnya aman usai bentrok antara sopir angkutan umum dengan pengemudi ojek online. Informasi pembakaran angkot yang beredar melalui pesan whats app, hoax alias tidak benar. 

"Tidak ada pembakaran angkot, saya sudah lihat foto-foto yang beredar ada angkot dibakar, wajah korban pengemudi ojek onlien yang babak belur. Itu tidak benar, tidak terjadi di wilayah Kota Bogor," kata Bima dikutip dari Antara, Selasa 21 Maret 2017. 

Bima beserta jajaran Kodim 0606 dan Polresta Bogor juga sudah turun ke lapangan dan menjenguk pengendara ojek online yang diisukan ditabrak sopir angkot. Dari pengecekan, dia mengaku tidak ada pengendara ojek online yang ditabrak. 

Dia mengaku ada pengendara ojek online yang masuk rumah sakit lantaran kakinya patah. Tapi karena kecelakaan bukan ditabrak. 

Saat kejadian, korban kata Bima juga sedang tidak beroperasi. "Ini murni kecelakaan. Jadi tidak benar ada sopir angkot yang menabrak," ungkap dia. 

Bima menyebut bentrok antara sopir angkot dan pengendara ojek online bermula ketika ada kabar seorang pengendara ojek online ditabrak. Agar keributan tak meluas, pihaknya sudah melakukan dialog. 

Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan foto-foto yang belum terkonfirmasi keaslian sumbernya karena dapat memperkeruh kisruh antara sopir angkot dan pengendara ojek online. 



(REN)