Wagub Jabar Desak Bandung Bentuk BPBD

Roni Kurniawan    •    Selasa, 25 Oct 2016 15:08 WIB
banjir pasteur bandung
Wagub Jabar Desak Bandung Bentuk BPBD
Banjir di kawasan Pasteur, Bandung, Jabar, Senin (24/10/2016). (Metrotvnews.com/Roni Kurniawan)

Metrotvnews.com, Bandung: Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menunggu Pemerintah Kota Bandung untuk membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dia mengklaim telah mendesak pembentukan BPBD Kota Bandung beberapa tahun silam. 

"Itu sudah lama di kasih tahu, sebetulnya sudah ada di undang undang. 2017 katanya baru mulai efektif, kita lihat saja nanti," ujar pemilik karib Demiz saat ditemui di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Selasa (25/10/2016).

Baca: Hujan Sejam, Banjir Semeter Rendam Kawasan Pasteur Bandung

Demiz mengatakan, Pemkot Bandung tidak bisa terus mengandalkan Dinas Pencegahan dan Penanggulanganan Kebakaran (DPPK) yang selama ini mengemban tugas kebencanaan. Kehadiran BPBD dinilai Demiz sangat dibutuhkan terutama untuk mitigasi dan penyaluran bantuan baik dari masyarakat ataupun pemerintah.


Wakil Gubernur Jabar Dedy Mizwar. (Media Indonesia/Ardi)

Baca: Pasteur Banjir, Emil Minta Maaf

"Saya kira Damkar itu menjadi bagian dari BPBD, kasihan nanti masyarakat dan pemerintah ingin memberikan bantuan harus ke mana. Kan sulit koordinasinya dan enggak ada orang yang terlatih untuk mitigasinya," urainya.

Demiz menegaskan, kehadiran BPBD di setiap daerah termasuk Bandung dinilai sangat mendesak. Terlebih Jawa Barat menjadi salah satu daerah rawan bencana.

Baca: Beberapa Mobil Terseret Banjir di Pasteur Bandung

"Karena tidak ada yang bebas bencana di bumi Parahyangan ini dengan alam yang seperti ini. Karena kita tidak sangka ada bencana seperti ini," pungkasnya.



Komentar Demiz itu menyusul banjir di kawasan Pasteur Kota Bandung. Kemarin, Jalan Dr Djunjunan berubah layaknya aliran sungai setelah dilanda hujan deras beberapa jam. Sejumlah kendaraan hanyut, satu orang tewas akibat kejadian itu. 


(SAN)