Bocah Grace Menghilang saat Ibunya Tengah Menyetrika

Rizky Dewantara    •    Jumat, 04 May 2018 13:43 WIB
penemuan mayat
Bocah Grace Menghilang saat Ibunya Tengah Menyetrika
Ilustrasi forensik penemuan jenazah, Medcom.id - M Rizal

Bogor: Grace, 5, menghilang saat ibunya tengah menyeterika pakaian di rumahnya di Perumahan Bogor Asri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Setelah dicari, warga menemukan Grace dalam kondisi tak bernyawa di kebun dekat rumahnya.

Joko Bandung, Ketua RT setempat, mengatakan orangtua melaporkan kehilangan Grace pada Senin, 30 April 2018. Ibu Grace, Immi Nancy Elisa, mengaku sedang menyeterika sekitar pukul 10:00 WIB.

Elisa, kata Joko, semula tak menaruh curiga. Sebab Grace biasa bermain bersama teman-temannya di luar rumah.

Baca: Bocah Perempuan Ditemukan Tewas dalam Karung

"Tapi waktu itu, kebetulan pas dia keluar, enggak ada temannya. Sendirian saja Grace bermain," kata Joko kepada Medcom.id, Kamis, 3 Mei 2018.

Sekitar pukul 13.00 WIB, Elisa menghubungi Joko. Elisa mengatakan Grace menghilang.

Joko kemudian mengajak warga untuk mencari Grace. Kemudian, pada Selasa 1 Mei 2018, sekitar pukul 01.50 WIB, warga mencurigai sebuah karung di kebun yang berjarak 100 meter dari rumah Grace. Setelah dibuka, karung ternyata berisi tubuh bocah perempuan yang tak lain adalah Grace.

"Pakaiannya lengkap. Tapi tak memakai sandal. Kami tidak berani menyentuh karena itu domain polisi," ungkap Joko.

Lalu Joko menghubungi polisi. Polisi lalu memeriksa lokasi kejadian dan isi karung. Polisi membawa jenazah ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Joko mengatakan Grace berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja di pabrik. Sedangkan ibunya sehari-hari bekerja sebagai tukang cuci.

"Selama ini tidak ada masalah dengan keluarga mereka. Aman-aman saja di dalam rumah tangga," ujar Joko.

Namun, ujarnya, ia mendapat laporan dari beberapa warga. Sebelum Grace menghilang, warga mencurigai seorang perempuan yang mengemis. Petugas keamanan komplek mengatakan jarang melihat perempuan itu.

"Selain itu, ada juga tukang jualan bantal yang lewat. Padahal biasanya tak pernah ada jualan bantal, apalagi pakai gerobak," ungkap Joko.



(RRN)