Dua Lokasi Kecelakaan Bus di Sukabumi Minim Pembatas Jalan

   •    Sabtu, 08 Sep 2018 23:02 WIB
kecelakaan bus
Dua Lokasi Kecelakaan Bus di Sukabumi Minim Pembatas Jalan
Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi.

Sukabumi: Dua lokasi kecelakaan maut yang terjadi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, minim pembatas jalan atau guardrill. Bus Lemhanas dan bus wisata karyawan dealer PT Catur Putra Raya Bogor itu terperosok ke jurang dan menewaskan puluhan orang 

"Dari hasil peninjauan di dua lokasi kejadian, bus masuk jurang seperti di Kampung Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu dan Kampung Bantar Selang, Desa/Kecamatan Cikidang tidak ada pembatas jalan," kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi seperti dilansir Antara, Sabtu, 8 September 2018.

Nasriadi bilang, lokasi kecelakaan maut yang berada di jalur alternatif Cikidang-Palabuhanratu dilarang untuk dipergunakan bus lantaran kondisi medannya yang curam, banyak tikungan, licin, serta minim rambu lalu lintas.

Baca juga: Bus Wisata Karyawan Dealer Honda terjun ke Jurang di Sukabumi

Karena itu, Polres Sukabumi bakal segera menyurati Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi dan Provinsi Jabar untuk memasang rambu-rambu dan fasilitas keamanan seperti guardrill.

Menurut Nasriadi, jalan tersebut rawan kecelakaan lalu lintas, terlebih bila sang sopir tidak menguasai medan jalan. Karena itu, pihaknya bakal memperketat masuknya bus ke jalur tersebut.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada kendaraan bak terbuka yang mengangkut orang agar tidak menggunakan jalur tersebut. Namun lantaran minimnya angkutan umum, Polres Sukabumi mengizinkan, asal orang-orang yang diangkut merupakan warga sekitar.

"Kami sudah sering menindak bus pariwisata yang melewati jalur ini karena badan bus tersebut tidak layak untuk melawati jalur tersebut dan rawan terjadi kecelakaan," tutur dia.

Baca juga: Bus Lemhanas Terjun ke Jurang di Sukabumi, 1 Orang Meninggal

Saat ini, pihaknya masih melakukan penyidikan terkait dua kasus kecelakaan bus yang masuk jurang, serta memeriksa beberapa saksi untuk mengungkap kronologi.




(HUS)