Pemerintah Janji Atur Distribusi Garam Impor

Ahmad Rofahan    •    Sabtu, 05 Aug 2017 19:13 WIB
garam
Pemerintah Janji Atur Distribusi Garam Impor
Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP, Brahmantya Satyamurti Poerwadi. --MTVN/Rofahan--

Metrotvnews.com,Cirebon: Garam impor sebanyak 75ribu ton akan tiba di Indonesia pada 8 Agustus nanti. Garam dari Australia tersebut, rencananya akan dibongkar di tiga pelabuhan yang sudah ditunjuk pemerintah.

Agar tidak mengganggu harga garam petani, pemerintah berjanji akan mengatur distribusi garam impor, sesuai dengan hasil garam di wilayah tersebut. 

Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP, Brahmantya Satyamurti Poerwadi mengatakan, pihaknya sudah memantau hasil garam di 15 kabupaten yang menjadi sentra garam di Indonesia. Nantinya, distribusi garam tersebut akan melihat hasil garam yang sudah dihasilkan oleh petani.

"Agar distribusi garamnya, tidak melebihi yang dihasilkan oleh para petani," kata Brahmantya.

Brahmantya juga menyampaikan, bahwa pihaknya cukup hati-hati dalam impor ini. Menurutnya, impor memang harus dilakukan mengingat stok garam saat ini memang kurang. Dari data yang dimiliki oleh KKP, dari Mei hingga Juli, petani garam baru bisa menghasilkan 6.200 ton saja.

"Sehingga masih belum mencukupi kebutuhan," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV Herman Khaeron menuturkan, untuk mencegah adanya kelebihan distribusi yang bisa mengganggu harga garam petani. Ia mengusulkan, distribusi garam impor harus dilakukan satu pintu, melalui PT Garam.

"Nanti akan kita usulkan seperti itu agar distribusinya bisa lebih terkontrol," kata Herman.


(ALB)