Pemilik Pabrik Miras Oplosan Diburu

Antonio    •    Kamis, 05 Apr 2018 13:24 WIB
miras oplosan
Pemilik Pabrik Miras Oplosan Diburu
Polisi gerebek panrik miras oplosan di Bekasi. (Medcom/Antonio)

Bekasi: Pemilik pabrik minuman keras (miras) oplosan di Gang Tape, Jalan Swantantra 5, RT 09/03, Jatirasa, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, berinisial A alias B diburu polisi. Informasi yang dihimpun, A berada di Sumatera.

Kanit Reskrim Polsek Jatiasih AKP Umar Wirahadikusumah mengatakan tersangka D peracik miras oplosan adalah adik ipar dari A. 

"Polisi datang ke rumah A diantar D. Saat digeledah, A tidak ada di lokasi, hanya ada anak dan istrinya," ujarnya di Bekasi, Kamis, 5 April 2018. 

Baca: Industri Rumahan Miras Oplosan di Bekasi Digerebek

Di dalam rumah A, polisi menemukan bahan miras oplosan berupa wiski serbuk, karamel, sirup, dan minuman energi. 

"Disita untuk barang bukti," ucapnya. 

Ia mengungkap setiap hari D membuat 240 plastik miras oplosan. Pembeli dari sejumlah kios jamu mengambil langsung dari pabrik. Satu plastik miras oplosan dihargai Rp15 ribu. 

"Dalam sehari penjualan mencapai Rp3,6 juta. Bayangkan ini sudah beroperasi satu tahun," ucapnya.

Sebelumnya, M Ridwan, 20, dan Arifin, 33, tewas setelah mengonsumsi miras oplosan jenis ginseng atau GG, Rabu, 4 April 2018 siang.

Kedua orang itu meminum miras bersama dengan empat orang rekannya, Yasin, 24, Doni, 26, Abi Abustian, 28, dan Abu Tolib 47, Minggu, 1 April 2018.

Mereka diduga tewas dan sakit akibat mengonsumsi miras oplosan. Saat ini jenazah Ridwan dan Arifin telah dibawa ke RS Polri untuk keperluan autopsi.


(LDS)